Minggu, 26 April 2026

Berita Probolinggo

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Gelar Apel Pasukan

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin Gelar Apel Pasukan

TribunJatimTimur.Com/ Danendra Kusuma
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin saat memantau apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, Jumat (21/10/2022) 

TRIBUNJATIMTIMUR, Probolinggo - Sebagai upaya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Kota (Pemko) Probolinggo menggelar apel pasukan, Jumat (21/10/2022).

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin yang langsung melakukan pengecekan saat apel gelar pasukan di depan kantor Walikota tersebut.

Agenda ini dilaksanakan menindaklanjuti informasi dari BMKG Juanda perihal Prakiraan Cuaca awal musim hujan serta hasil keputusan rakor penanganan konflik sosial, beberapa waktu lalu.

Apel pasukan tersebut diikuti Forkopimda dan ratusan peserta dari jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, BPBD, DLH, Dinkes P2KB, KSOP dan instansi terkait.

Baca juga: Profil Lengkap Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati

Baca juga: TribunPriangan.com, Portal Berita ke 66 Tribun Network untuk Sentuh Wilayah Terluar di Jawa Barat

Apel diawali peninjauan personel dan kesiapan peralatan seluruh peserta oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.

Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, apel ini bagian dari kewaspadaan dan kesiapsiagaan tanggap bencana Hidrometeorologi.

"Ini bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dengan sumber daya yang ada. Dari kesiapan personel, peralatan dan mobilisasi kendaraan dalam mengantisipasi bencana hidrometeorologi di Wilayah Kota Probolinggo," katanya.

Dia menyebut, langkah-langkah antisipasi bencana Hidrometeorologi satu di antaranya adalah normalisasi sungai dari sedimentasi. Lalu disusul pembersihan sampah.

"Kami juga mengedukasi kepada masyarakat untuk sadar diri. Selain itu juga adanya potensi pohon-pohon yang roboh akibat angin kencang, itu kami antisipasi," jelasnya.

Habib Hadi Zainal Abidin juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penyambungan PJU (penerangan jalan umum) secara ilegal.

Hal tersebut guna menghindari kejadian korsleting listrik saat musim hujan.

Di sisi lain, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo mengungkapkan, rencana kontingensi dan prosedur penanganan bencana juga telah disusun oleh BPBD Kota Probolinggo.

"Kemarin kami sudah mencoba membuat rencana kontingensi. Jadi misalnya di daerah selatan terjadi banjir ataupun luapan air, itu sudah kita siapkan. Poskonya ada di kantor BPBD, logistiknya ada di kantor kecamatan, kesehatannya ada di puskesmas, untuk pusat pengungsiannya ada di GOR, jadi sudah tersentral," pungkasnya.

(TribunJatimTimur.com/ Danendra Kusuma)

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved