Berita Situbondo
Semalam Terombang-ambing di Laut Akibat Mesin Perahu Mati, Dua Nelayan Situbondo Ditemukan Selamat
Dua nelayan berhasil diselamatkan sesama nelayan di Situbondo, setelah semalaman terombang-ambing di laut akibat mesin perahu mati
Penulis: Izi Hartono | Editor: Sri Wahyunik
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SITUBONDO - Dua nelayan Situbondo selamat setelah terombang-ambing di laut semalaman, Senin (26/6/2023).
Dua nelayan itu bernama Haerullah (33), dan Rofil Ifon Dina Permadi (28), warga Kampung Mandaran, Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.
Keduanya ditemukan nelayan lain di perairan Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Keduanya terombang-ambi di laut, setelah mesin perahu mereka mati.
Selanjutnya, perahu nelayan yang mesinnya mati ditarik mengunakan perahu menuju ke Pelabuhan Besuki.
Kedatangan kedua nelayan yang sempat hilang kontak tersebut, disambut keluarganya di pinggir pantai, dan langsung dibawa pulang ke rumahnya.
"Kedua nelayan tiba di Pantai Besuki sekitar Pukul 07.00 WIB, " ujar Ipung Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo.
Ipung menjelaskan, peristiwa hilang kontak kedua nelayan itu berangkat melaut Minggu (25/06/2023) sekitar Pukul 02.00 WIB bersama nelayan yang lain.
"Biasanya setiap pulang melaut, sekitar Pukul 15.00 WIB. Akan tetapi sampai malam hari tidak kunjung datang, sehingga keluarganya melapor ke Polsek dan BPBD Situbondo," jelasnya.
Baca juga: Yuk Mengenal Surabaya Night Zoo Saat Hari Pertama Pembukaan
Berdasarkan laporan tersebut, selanjutnya anggota Pusdalops BPBD Situbondo berkoordinasi dengan Basarnas Pos SAR Jember, untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan terhadap kedua nelayan itu.
"Tapi belum dilakukan proses pencarian, kami mendapat informasi kalau dua nelayan itu ditemukan dalam kondisi selamat," pungkasnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
(Izi Hartono/TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Nelayan-selamat-didatangi-petugas.jpg)