Berita Banyuwangi
Polresta Banyuwangi Tangkap Terduga Pelaku Perdagangan Orang
Polisi menangkap seorang pelaku tindakn pidana perdagangan orang di Banyuwangi, diungkap setelah ada laporan
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Sri Wahyunik
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI - Polresta Banyuwangi menangkap seorang terduga pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Terduga pelaku yang kini telah ditahan adalah IK, warga asli Banyuwangi. Ia diduga telah memberangkatkan seorang warga untuk bekerja di luar negeri secara ilegal.
Tak hanya itu, tersangka juga menipu korbannya dengan iming-iming gaji tinggi dan pekerjaan yang layak. Namun, iming-iming itu hanya bualan.
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Agus Sobarnapraja menjelaskan, kasus TPPO itu terungkap setelah korban melapor ke polisi.
"Peran tersangka adalah penyedia jasa yang memberangkatkan korban ke luar negeri," kata Agus, Senin (3/7/2023).
Korban yang melaporkan tersangka sebenarnya telah berangkat ke luar negeri. Sesampainya di luar negeri, korban merasa apa yang ia kerjakan di sana tak sesuai dengan janji tersangka.
"Korban justru mendapatkan perlakuan tidak nyaman di sana," tambah Agus.
Setelah beberapa bulan berada di luar negeri, korban memutuskan untuk kembali pulang ke Indonesia.
Sesampainya di Tanah Air, korban pun mendatangi kantor polisi untuk melaporkan tersangka.
Baca juga: Bupati Jember Buka Pasar Murah untuk Program Wes Wayahe Jaga Inflasi
"Fakta yang kami temukan, pekerjaan korban di luar negeri tidak sesuai yang dijanjikan," tambahnya.
Menurut Agus, baru satu korban yang terdeteksi dalam kasus itu. Tak menutup kemungkinan, jumlah korban lebih dari itu.
Oleh karena itu, Agus mengimbau agar warga yang merasa tertipu soal bekerja di luar negeri untuk melapor ke polisi.
"Termasuk keluarga dari korban TPPO yang saat ini masih berada di luar negeri, silakan melapor agar kami bisa mengkoordinasikannya untuk penanganan lebih lanjut," ucap Agus.
Menurutnya, kasus TPPO biasanya dilakukan oleh sindikat. Pihaknya masih mendalami lebih lanjut kasus yang tengah ditangani ini untuk mengungkap fakta-fakta baru.
"Biasanya begitu. Mereka terkoneksi dan punya jaringan di sana (luar negeri)," tuturnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
(Aflahul Abidin/TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Kasat-Agus-Banyuwangi.jpg)