Liga Prancis

Usai Ditinggal Lionel Messi, Kylian Mbappe Kini Ngaku Kangen Main Bareng La Pulga di PSG

Penyerang PSG, Kylian Mbappe mengaku kangen main bareng Lionel Messi, usai sang megabintang Argentina itu hengkang.

Editor: Luky Setiyawan
AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT
Kylian Mbappe dan Lionel Messi merayakan gol dalam pertandingan PSG vs Lens pada pekan ke-31 Ligue 1 2022-2023 di Stadion Parc des Princes, Minggu (16/4/2023) dini hari WIB. Penyerang PSG, Kylian Mbappe mengaku kangen main bareng Lionel Messi, usai sang megabintang Argentina itu hengkang. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Penyerang PSG, Kylian Mbappe mengaku kangen main bareng Lionel Messi.

Menurut Kylian Mbappe, bermain bersama Lionel Messi di PSG merupakan pengalaman yang mahal.

Seperti yang diketahui, Messi sempat berkostum Les Parisiens selama dua musim sejak 2021.

Kapten Timnas Argentina itu datang ke klub ibukota Prancis itu secara cuma-cuma.

Baca juga: Usai Bawa PSG Juara Piala Champions Prancis, Kylian Mbappe Buka-bukaan Soal Masa Depan

Barcelona, selaku klub Messi sebelumnya gagal mengamankan kontrak baru untuk sang megabintang timnas Argentina.

Kegagalan tim dalam mengamankan kondisi keuangan menjadi penyebabnya.

Alhasil El Barca terpaksa melepas legenda hidup mereka tersebut secara gratis.

Messi sendiri lantas meneken kontrak berdurasi 2 tahun bersama Les Parisiens.

Bersama PSG, Messi melengkapi trisula maut tim yang disokong oleh Kylian Mbappe dan Neymar.

Kendati gagal mengamankan trofi utama, yakni Liga Champions, Messi mampu memberikan gelar back to back Liga Prancis untuk PSG di musim 2021-2022 dan 2022-2023.

Kini, pemain berusia 36 tahun tersebut sudah menjadi bagian dari Inter Miami.

Messi memutuskan tidak menambah durasi kontraknya dengan kampiun Prancis tersebut dan memilih melanjutkan karier di Amerika Serikat.

Kepergian La Pulga rupanya dirindukan oleh Kylian Mbappe.

Mbappe dan Messi memang sempat menjalin hubungan sebagai mitra di lapangan.

Keduanya bahkan mampu menjadi salah satu duet mematikan bagi PSG meskipun sempat saling berhadapan di final Piala Dunia 2022.

Dalam wawancara dengan Amazon Prime Sport, yang dikutip BolaSport.com, Mbappe mengaku jika dirinya merindukan kebersamaan dengan pemilik 8 kali Ballon d'Or tersebut.

Bagi kapten timnas Prancis itu, bermain dengan Messi adalah pengalaman yang mahal.

"Bermain bersama Leo Messi jelas merupakan sesuatu yang sangat saya rindukan," kata Mbappe.

"Anda akan selalu merindukan untuk tidak bermain dengan Leo Messi lagi! "

"Untuk seorang penyerang seperti saya, yang suka menyerang ruang kosong, bersamanya Anda memiliki kepastian bahwa Anda bisa mendapatkan bola."

"Itu adalah sebuah kemewahan yang hanya bisa diberikan olehnya."

"Di luar itu, bermain bersama Messi adalah sesuatu yang spesial," imbuh pemain berusia 25 tahun tersebut.

Pengalaman singkat di ibukota Prancis menjadi bagian penting dari perjalanan karier Messi.

Pemilik nomor 10 Inter Miami dan timnas Argentina itu tercatat mampu mengemas 32 gol dan membukukan 35 assist dari 75 laga bersama PSG.

Dirinya sempat mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari pendukung setia PSG selepas memenangkan Piala Dunia 2022.

Hal itulah yang ditengarai membuat Messi memilih cabut dari Parc des Princes dan melanjutkan karier ke MLS.

Sementara itu masa depan Mbappe sendiri masih menjadi pertanyaan.

Kylian Mbappe memang masih terikat kontrak hingga Juni 2024, tetapi nasibnya masih belum diketahui apakah bertahan atau pergi dari PSG.

Kerap Buat Heboh Soal Drama Transfer, Kylian Mbappe Ngaku Belajar Jaga Rahasia

Penyerang Prancis Paris Saint-Germain #07 Kylian Mbappe merayakan dengan medalinya setelah memenangkan pertandingan sepak bola Piala Champions Prancis (Trophee des Champions) antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Toulouse FC di stadion Parc des Princes di Paris pada 3 Januari 2024.
Penyerang Prancis Paris Saint-Germain #07 Kylian Mbappe merayakan dengan medalinya setelah memenangkan pertandingan sepak bola Piala Champions Prancis (Trophee des Champions) antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Toulouse FC di stadion Parc des Princes di Paris pada 3 Januari 2024. (FRANCK FIFE / AFP)

Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, mengaku belajar menjaga rahasia setelah mengaku pernah membuat drama soal transfer.

Selama dua tahun beruntun, Kylian Mbappe selalu menjadi bahan pembicaraan utama saat bursa transfer tiba.

Nasib Kylian Mbappe mulai menjadi bahan spekulasi di media pada musim panas 2022.

Kontrak sang penyerang dengan Paris Saint-Germain saat itu memang sudah habis.

Dari sejumlah berita yang tersiar, Mbappe sudah bernegosiasi dengan Real Madrid hingga tahap akhir.

Akan tetapi, Real Madrid mendapat kejutan kala bersiap mengumumkan kesepakatan.

Mbappe berubah pikiran dan akhirnya menandatangani kontrak baru di Paris Saint-Germain.

Sejak saat itu, pemain asal Prancis tersebut selalu dikaitkan dengan kabar pindah klub.

Perpanjangan kontrak di PSG tidak mencegah drama mengenai Mbappe untuk berkembang.

Bursa transfer Januari 2024 bukan pengecualian, apalagi kontrak Mbappe tinggal tersisa enam bulan.

Masa depan pemain berusia 24 tahun tersebut kini menjadi tanya tanya besar sejumlah media.

Berbeda dengan periode sebelumnya, Mbappe mulai berani berbicara mengenai masa depan sekaligus mengakui kesalahannya.

“Keputusan saya tidak berpengaruh ke peluang PSG sebagai penantang gelar,” kata Mbappe seperti dilansir BolaSport.com dari L’Equipe.

“Saya tidak akan mengulangi kesalahan pada 2022 yang membuat semuanya molor,” ucap sang penyerang menambahkan.

Saat itu, Mbappe memang belum memiliki gambaran jelas mengenai keinginannya di masa depan.

Akibatnya, ia membuat keputusan secara impulsif dan berakibat drama yang menyeret dua klub.

Untuk nasibnya yang terbaru, Mbappe akan berusaha mengambil pilihan yang terbaik.

Opsi bagi sang penyerang cukup banyak karena klub-klub di Benua Eropa sudah mengantre jasanya.

Real Madrid bukan satu-satunya peminat Mbappe meski sejarah keduanya lebih kuat.

Liverpool juga dikabarkan meminati jasa Mbappe untuk memperkuat amunisi di lini serang.

Melihat dua perkembangan terakhir transfer sang pemain, PSG kali ini tidak akan banyak ikut campur.

Sebelumnya, Mbappe memang diproyeksikan menjadi pusat dari perkembangan PSG di masa depan.

Akan tetapi, proyek tersebut kini tidak hanya berpusat ke satu pemain sehingga Mbappe tidak lagi mendapat tekanan di klub sendiri.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved