Kamis, 7 Mei 2026

Berita Banyuwangi

Revitalisasi Pasar Banyuwangi, Relokasi Dilaksanakan Usai Lebaran

Pemkab Banyuwangi segera merevitalisasi Pasar Banyuwangi, langkah awal dengan merelokasi ratusan pedagang

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Aflahul Abidin
Pemkab Banyuwangi bakal merevitalisasi Pasar Banyuwangi 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI - Pasar Banyuwangi bakal segera direvitalisasi. Pemkab Banyuwangi tengah mempersiapkan proses relokasi untuk ratusan pedagang pasar itu.

kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Nanin Oktaviantie menjelaskan, proses relokasi direncanakan usai Hari Lebaran atau sekitar Mei-Juni.

Lokasi relokasi telah disiapkan di area sekitar Gedung Wanita Paramitha Kencana di Jalan Banteng.

Relokasi menempati area seluas 1.656 meter persegi. Rencananya, 500 unit lapak bakal dibangun di tempat tersebut.

"Lapak-lapaknya semi permanen. Sekarang lapak tersebut masih disiapkan dan ditata oleh DPU CKPP Banyuwangi," sambung Nanin, Rabu (21/2/2024).

Berdasarkan data dinas, jumlah pedagang di Pasar Banyuwangi sekitar 471 orang. Jumlah lapak disiapkan lebih banyak untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah pedagang.

"Kalau berdasarkan data kami, jumlah pedagang 471 orang. Tapi yang aktif sekarang sekitar setengahnya," sambung dia.

Pasar Banyuwangi akan dibangun oleh pemerintah pusat usai Hari Raya. Revitalisasi itu ditargetkan rampung pada November 2024.

Dinas, kata Nanin, rutin berkomunikasi dengan Kementerian PUPR untuk membahas rencana revitalisasi.

"Semalam kami rapat zoom dengan pejabat Kementerian PUPR untuk mematangkan rencana pemugaran," tuturnya.

Salah satu hal yang dibahas dalam rapat itu adalah teknis pembangunan Pasar Banyuwangi sebagai cagar budaya. Keberadaan pasar akan bersandingan dengan revitalisasi Asrama Inggrisan.

Nanin berharap, para pedagang akan mendukung program revitalisasi Pasar Blambangan. Dengan dibangun, pasar akan lebih bersih dan tertata. Pengunjung pun diharapkan bakal lebih banyak dan nyaman.

Baca juga: Kurikulum Kesehatan Reproduksi, Menteri Bintang : Intervensinya di Kemendikbud Ristek

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(Aflahul Abidin/TribunJatimTimur.com)

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved