Jumat, 15 Mei 2026

Liga Inggris

Agar Terhindar dari Sanksi FFP, Chelsea Perlu Cuci Gudang Hingga Dapat Uang Rp 2 Triliun

Chelsea perlu cuci gudang hingga dapat uang Rp 2 triliun agar bisa terhindar dari sanksi Financial Fair Play atau FFP.

Tayang:
Editor: Luky Setiyawan
TWITTER.COM/CHELSEAFC
Chelsea perlu cuci gudang hingga dapat uang Rp 2 triliun agar bisa terhindar dari sanksi Financial Fair Play atau FFP. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Chelsea perlu cuci gudang hingga dapat uang Rp 2 triliun agar bisa terhindar dari sanksi Financial Fair Play atau FFP.

Adapun cara cuci gudang yang dapat dilakukan Chelsea adalah dengan melepas pemainnya.

Hal itu diungkapkan mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson.

Tim seperti Everton dan Nottingham Forest telah terkena pengurangan poin musim ini setelah mereka didakwa melanggar peraturan FFP Liga Inggris.

Baca juga: Tampil Apik di Chelsea Musim Ini, Cole Palmer Dipantau Tim Enam Besar Liga Inggris Hingga Eropa

Baca juga: Nasib Mauricio Pochettino di Ujung Tanduk, 1 Nama Kejutan Masuk Bursa Pelatih Baru Chelsea

Kedua klub itu merugi sebesar 105 juta pounds (Rp2 triliun) dalam periode tiga tahun, atau 35 juta pounds setiap musim.

Chelsea telah menghabiskan lebih dari £1 miliar untuk merekrut pemain baru sejak Todd Boehly dan Clearlake Capital membeli klub tersebut dari Roman Abramovich pada Mei 2022.

Pakar keuangan sepak bola Stefan Borson yakin Chelsea mungkin akan mendapat hukuman yang lebih berat dari Liga Premier dibandingkan dengan Everton dan Forest.

"Saya pikir skala kerugian yang mereka perkirakan saat ini, bagi saya, tampaknya jauh melebihi kerugian yang dialami Everton dan Nottingham Forest," kata Borson kepada talkSPORT, dilansir dari Tribunnws.com.

Borson yakin Chelsea perlu menjual beberapa pemain tim utamanya sebelum batas waktu FFP pada 30 Juni.

Pihaknya berasumsi cara bermain Chelsea pada Mason Mount karena ia telah diumumkan di website Manchester United pada 1 Juli sehingga penjualannya telah dilakukan pada musim ini.

Jadi terdapat keuntungan 55 juta pounds pada musim ini.

Hal itu mengungkap bahwa Mason Mount tampaknya telah ditransaksikan pada tahun 2022/2023.

Chelsea memiliki lubang senilai £55 juta musim ini.

Dari sudut pandang operasional akan menjadi lebih buruk karena mereka tidak punya Liga Champions dan Eropa sama sekali.

Untuk menutup lubang itu, Chelsea diharuskan menyelesaikan sebelum tanggal 30 Juni. Ada anggapan bahwa betapa sulitnya menjual pemain pada periode sebelum Juni.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved