Tawuran Surabaya
8 Orang Ditangkap Buntut Tawuran Berdarah di Wonokusumo Ampel Surabaya
Dari 18 orang, 13 di antaranya berstatus saksi sementara lima orang lainnya dicurigai sebagai pelaku.
Penulis: Toni Hermawan | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Surabaya - Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto mengatakan, polisi telah menangkap 18 orang terkait kejadian tawuran di Jalan Wonokusumo hingga mengakibatkan seorang remaja, ZG (17), meninggal dunia.
Ia merinci dari 18 orang itu, 13 di antaranya menyandang status saksi, sedangkan 5 lainnya dicurigai sebagai pelaku.
Masing-masing ditangkap di lokasi beda-beda. Ada beberapa dari mereka ditangkap di sekitar Karangpilang.
"Untuk lebih detailnya akan disampaikan Senin (29/4), karena sampai sekarang keterangan semua masih kami dalami," ujarnya.
Baca juga: Dapat Restu Ibu, Mas Dion Dijadwalkan Daftar Calon Bupati dari PKB
Sementara Khotijah, ibu korban mengaku bersyukur tindakan polisi sudah ada perkembangan. Pasalnya, dalam kejadian ini pihak keluarga belum mengetahui secara pasti korban tewas dikeroyok oleh siapa saja. Sedangkan, ketika kakak korban mencari informasi di teman-teman korban terkesan enggan ditanya-tanya.
Karena itulah, pihak keluarga menduga teman-teman sebaya korban yang saat itu mengetahui kejadian berusaha mengaburkan kronologi.
"Masa jelas-jelas luka di tubuh keponakan saya banyak sabitan, malah dibilang yang korban kecelakaan atau korban begal. Padahal dikeroyok," ujarnya.
Di samping itu, setelah kejadian sepeda motor dan handphone ponakan (ZG) saya hilang.
Baca juga: Dapat Rekom dari Gerindra di Pilkada Jember, Gus Fawait Dekati PKS
Selang dua hari kemudian baru motornya ditemukan di Jalan Jatisrono. Ia telah mencoba menanyakan motor korban ditemukan di mana.
Namun pertanyaan tersebut tidak dijawab. Pihak keluarga hanya disuruh mengambil motor di sekitaran Jalan Jatisrono, sedangkan handphone korban sampai sekarang masih belum ketemu.
"Harapan kami polisi membuka siapa yang mengeroyok, dikeroyok karena apa. Lalu pelaku dihukum dengan setimpal," tandasnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran di Whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Toni Hermawan/TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Khotijah-ibu-korban-menangis-menunjukkan-foto-anaknya-ZG-ketika-masih-hidup.jpg)