Sabtu, 25 April 2026

Euro 2024

Moncer Bersama Klub, 3 Pemain Inter Milan Disebut Gagal Copas Performa Apik di Timnas Italia

Tiga pemain Inter Milan disebut gagal copas (copy paste) performa apik di klub untuk Timnas Italia pada Euro 2024.

Editor: Luky Setiyawan
ALBERTO PIZZOLI/AFP
Dua pemain Inter Milan dan Timnas Italia, Federico Dimarco dan Nicolo Barella selebrasi. Tiga pemain Inter Milan disebut gagal copas (copy paste) performa apik di klub untuk Timnas Italia pada Euro 2024. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Tiga pemain Inter Milan disebut gagal 'copas' (copy paste) performa apik di klub untuk Timnas Italia pada Euro 2024.

Adapun ketiga pemain Inter Milan yang dimaksud adalah Federico Dimarco, Matteo Darmian, dan Davide Frattesi.

Bukan rahasia lagi jika para pemain Nerazzurri menjadi tulang punggung Timnas Italia di Euro 2024 musim panas ini.

Pelatih Gli Azzurri, Luciano Spalletti berbicara tentang adanya “blok” pemain Inter di inti timnya.

Baca juga: Sinyal Transfer Lini Tengah Inter Milan, Eks Akademi Barcelona dan Man City Masuk Radar Nerazzurri

Baca juga: Banderol Hakan Calhanoglu Terlalu Tinggi, Bayern Munchen Urungkan Niat Gaet Gelandang Inter Milan

Tujuannya adalah untuk mentransfer kualitas individu dan kemistri taktis dari Inter Milan, yang memenangkan gelar Serie A musim lalu dengan cara yang dominan ke tim nasional.

Oleh karena itu, sejumlah pemain Inter Milan, seperti Federico Dimarco, Nicolo Barella, dan Alessandro Bastoni selalu menjadi starter di ketiga pertandingan penyisihan grup Euro 2024.

Kemudian, Davide Frattesi dan Matteo Darmian juga beberapa kali dimainkan, meski tak selalu masuk dalam daftar starting line up.

Dalam pandangan media Italia Gazzetta dello Sport, Nicolo Barella dan Alessandro Bastoni menjadi andalan Italia di Euro 2024.

Surat kabar tersebut juga memuji Nicolo Barella dan Alessandro Bastoni karena telah mentransfer performa klub mereka ke Azzurri.

Nicolo Barella menjadi gelandang Timnas Italia yang paling konsisten di turnamen tersebut.

Adapun Alessandro Bastoni telah memimpin pertahanan Italia sebaik yang diharapkan di era transisi jauh dari Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini.

Namun, tiga lainnya belum memenuhi tuntutan tersebut.

Federico Dimarco belum mencetak gol atau assist. Bek sayap Inter Milan itu juga mengalami kesulitan dalam bertahan.

Bagi Gazzetta, Dimarco terkadang terlihat lesu.

Dan Darmian, yang sebenarnya adalah “Mr. Konsistensi” di level klub, tidak mencapai standar biasanya saat melawan Kroasia di pertandingan pembuka penyisihan grup Italia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved