Kamis, 16 April 2026

Berita Banyuwang

Penduduk Miskin di Situbondo Berkurang 2.045 orang, BPS Mengukur dari Makanan dan non Makanan

Sebaran penduduk miskin di Kabupaten Situbondo, berkurang sebanyak 2.045 orang dari total 82.062

Penulis: Izi Hartono | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Izi Hartono
Bupati Situbondo Karna Suswandi dan kepala BPS Stubondo, RH Candra saat merilis data kemiskinan Situbondo  

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SITUBONDO - Sebaran penduduk miskin di Kabupaten Situbondo, berkurang sebanyak 2.045 orang dari total 82.062.  Sehinga  pada Maret tahun 2024 ini jumlah penduduk miskin menjadi 80.017 orang.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statiatik (BPS) Kabupaten Situbondo, RH Candra usai melakukan rapat koordinasi hasil survei kemiskinan makro bersama Bupati Situbondo, Karna Suswandi di ruang Intellegency Room Pemkab Situbondo.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan perbaikan jumlah kemiskinan pada Tahun 2023 yang mencapai 11.90 persen dan menjadi 11.51 persen.

"Jadi mengalami penurunan sebesar 0.39 persen dan ada pengurangan sebanyak 2.045 penduduk miskin," ujar RH Candra dikantor Pemkab Situbondo, Rabu (31/7/2024).

Kemiskinan ini, kata RH Candra, dinilai oleh BPS dari hasil survei nasional yang dilaksanakan pada bulan Maret 2024.

Saat ditanya penyebab menurunnya jumlah kemiskinan di Situbondo, Candra menjelaskan,  secara umum dilihat dari pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 mengalami perbaikan dan menurunkan angka pengangguran serta kegiatan intervensi yang dilakukan pemerintah daerah semakin bagus.

"Untuk lebih jelasnya program programnya biar pak bupati yang menjelaskan," katanya.

Dikatakan, BPS dalam mengukur kemiskinan itu dari ketidakmampuan penduduk untuk memenuhi kebutuhan secara layak makanan dan non makanan.

Candra mengatakan, data BPS ini merupakan kemiskinan makro yang digunakan untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan.

Selain makanan yang menjadi indikator kemiskinan, pihak BPS.juga mendatangi rumah tangga dan menanyakan makanan yang di makan.

Baca juga: Pengusulan Nama Ketua DPRD Probolinggo, Kiai dan Pengusaha Pandang Sosok Wahid Nurahman

"Misalnya dalam satu minggu lalu apa yang dimakan, sayur, dapat berkat dan itu semuanya kita catat," katanya

Terkait non makanan, pihaknya akan menanyakan berapa banyak gas elpiji yang digunakan, rumah yang ditempati menyewa dan tidak, jejak pendidikan dan kesehatan.

"Biaya itu kami catat dan akan ketemu 2100 kilo kalori untuk makanan dan non makanannya. Sehingga dirupiahkan dan ketemu garis kemiskinan itu," bebernya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, dari rilis itu ada kedalaman kemiskinan Kabupaten Situbondo.

"Kemiskinan kita ada di angka 1.19, " kata Bung Karna.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved