Rabu, 22 April 2026

Berita Bondowoso

80 Persen ODGJ di Bondowoso Disebabkan Karena Putus Cinta

Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak, Keluarga Berencana Bondowoso menyebut hampir 80 persen ODGJ di Bondowoso karena putus cinta

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Sinca Ari Pangistu
Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, Anisatul Hamida 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BONDOWOSO - Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak, Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso menyebut hampir 80 persen orang menderita gangguan jiwa di Bondowoso karena putus cinta. Dan mayoritas ODGJ karena putus cinta itu penderitanya adalah laki-laki.

Hal itu diterangkan oleh Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, Anissatul Hamidah, saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (18/12/2024).

Ia melanjutkan, hingga November 2024 tercatat ODGJ yang ditangani oleh dinasnya mencapai 80an orang lebih. Dan setelah pihaknya melakukan pencarian informasi dari keluarga menyebut bahwa karena putus cinta. Seperti putus pertunangan, bercerai, atau pun ditinggal kekasih.

Namun, ada juga yang disebabkan oleh kecanduan gagdet, broken home. Dengan rentan usia terbanyak 50 tahun ke atas.

"80 persen karena putus cinta itu," ungkapnya pada TribunJatimTimur.com.

Ia menerangkan, memang tidak ada penelitian komprehensif tentang ini. Data itu didapatkannya dari hasil asessment setiap menangani ODGJ di Bondowoso.

Dia pun menyebutkan selama ini setiap ada sosialiasi di sekolah pihaknya menekankan bahwa yang bisa menderita ODGJ tak hanya orang dewasa. 

Namun juga bisa anak-anak muda. Karena itulah, ia pun memberikan nasehat agar tak menangis atau bersedih berlarut-larut.

Baca juga: Puluhan Ribu Penerima BLT di Bondowoso Diingatkan Tak Gunakan Bantuan untuk Beli Paketan TikTok

Di Bondowoso sendiri kata Anis, memang tak ada shelter ODGJ. Namun, di RSUD dr. Koesnadi sendiri ada Poli Jiwa di Paviliun Seroja.

Ke depan pihaknya akan membuat shelter dengan memanfaatkan bangunan pemerintah yang tak digunakan. Namun, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan OPD terkait, psikolog, dan psikiater.

Untuk informasi dalam sebulan terakhir ada beberapa eks ODGJ di Bondowoso yang tertangkap polisi. Salah satunya yakni seorang ibu rumah tangga eks ODGJ di Kecamatan Pakem.

Kemudian, dua orang lelaki nyaris dimassa setelah kepergok  mencuri kotak amal di Masjid Al Ikhlas, Desa/Kecamatan Maesan, pada Senin (16/12/2024) malam.

Dua lelaki dimaksud yakni DS (44) dan TS (42). Semuanya merupakan warga Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bondowoso.

Mereka diketahui adalah tunawisma eks ODGJ yang tinggal di barak penampungan milik Dinas Sosial Pemberdayaan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved