Senin, 27 April 2026

Liga Italia

Laga Inter Milan Vs Atalanta Sarat Kontroversi, Gol Pembuka Denzel Dumfries Jadi Sebab

Laga Inter Milan vs Atalanta di Piala Super Italia atau Supercoppa Italiana sarat kontroversi. Gol pembuka dari Denzel Dumfries jadi penyebabnya.

Editor: Luky Setiyawan
inter.it
Proses gol pemecah kebuntuan Inter Milan yang dicetak Denzel Dumfries ke gawang Atalanta, pada pertandingan semifinal Supercoppa Italiana, di Al Awwal Park, Arab Saudi, Jumat (3/1/2025). Laga Inter Milan vs Atalanta di Piala Super Italia atau Supercoppa Italiana sarat kontroversi. Gol pembuka dari Denzel Dumfries jadi penyebabnya. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Laga Inter Milan vs Atalanta di Piala Super Italia atau Supercoppa Italiana sarat kontroversi. Gol pembuka yang dicetak Denzel Dumfries menjadi sebabnya.

Diketahui, telah berlangsung laga semifinal Supercoppa Italiana Inter Milan kontra Atalanta di Al-Awwal Park, Jumat (3/1/2025) dini hari WIB.

Laga tersebut berkesudahan dengan skor 2-0 untuk kemenangan Nerazzurri.

Kedua gol Inter diborong oleh Denzel Dumfries.

Baca juga: Davide Frattesi Ingin Kembali ke AS Roma, Tapi Inter Milan Patok Sang Gelandang dengan Harga Tinggi

Baca juga: Saat Laga Supercoppa Italiana Kontra Atalanta, Inter Milan Diam-diam Amati 2 Bintang Muda Incarannya

Gol pembuka yang sangat penting datang dalam bentuk tendangan sepeda yang agak mustahil dari pemain Belanda itu.

Itu tentu saja merupakan upaya akrobatik yang mengesankan oleh Denzel Dumfries.

Namun, setelah pertandingan pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini berkomentar bahwa gol itu seharusnya tidak dihitung.

Pertama, pelatih Atalanta merasa bahwa telah terjadi pelanggaran oleh Dumfries terhadap pemain Atalanta Giorgio Scalvini tepat sebelum pemain Belanda itu mencetak gol.

Itulah yang turut disoroti oleh para pemain Atalanta di lapangan.

Namun, Gazzetta dello Sport berpendapat, kontak antara kedua pemain itu tidak cukup untuk menjadi pelanggaran.

Di sisi lain, surat kabar itu menunjukkan, sentuhan terakhir pada bola sebelum tendangan sudut yang menghasilkan gol pembuka Inter dilakukan oleh bek Nerazzurri Yann Bisseck, bukan oleh pemain Atalanta Isak Hien.

Oleh karena itu, Gazzetta mencatat, Gasperini memiliki keluhan yang sah bahwa itu seharusnya tidak menjadi tendangan sudut.

Sementara itu, Denzel Dumfries juga mengajukan banding untuk penalti di babak pertama. 

Pemain berusia 28 tahun itu merasa bahwa ia telah dijatuhkan oleh bek sayap Atalanta, Matteo Reggeri.

Namun, Gazzetta mencatat, Matteo Ruggeri menyentuh bola dengan tekel terakhirnya.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved