Rabu, 8 April 2026

Berita Probolinggo

Pintu Air Dam Kelep Buatan Belanda Ambrol 

Pintu air hancur lantaran debit air sungai besar juga banyak dahan pohon besar menyangkut. Sehingga pintu air tidak bisa menahannya.

Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Ahsan Faradisi
Kondisi pintu air Dam Kelep, Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo yang rusak pada Kamis (16/1/2025). 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo - Pintu air Dam Kelep, Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo ambrol usai diterjang banjir. Pintu air itu jebol setelah dihantam dahan pohon dan akar kayu besar.

Pintu air otomatis buatan Belanda tahun 1940 itu hancur, Kamis (16/1/2025 pagi setelah hujan dengan intensitas deras selama 2 hari berturut-turut, puncaknya pada Rabu (15/1/2025) malam.

Juru Operasi Dam Kelep Dinas PU Sumberdaya Air Provinsi Jawa Timur, Joko Slamet, mengatakan penyebab pintu air hancur lantaran debit air sungai besar juga banyak dahan pohon besar menyangkut. Sehingga pintu air tidak bisa menahannya.

Baca juga: Prediksi Skor dan Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung Vs Dewa United di Liga 1 2024

"Informasi tadi pagi sudah diketahui jebol setelah saya dapat laporan dari warga, jadi sambil menunggu perbaikan kami amankan dulu pintu airnya, khawatir terseret arus," kata Slamet.

Sejak awal pembangunan Dam Kelep hingga pintu air jebol, lanjut Slamet, sama sekali tidak pernah ada perbaikan. Hal itu, lantaran kondisinya masih bagus semua.

"Perbaikan ditargetkan selesai minggu depan. Oleh karena itu, warga yang dekat dengan sungai Legundi ini untuk waspada selama pintu air masih dalam proses perbaikan," ungkapnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Kembali Bangun Rumah Sakit, Kini di Kawasan Selatan dengan Anggaran Rp 400 Miliar

Salah seorang warga sekitar, Zainul Husain, mengatakan  sebelum perbaikan selesai dikhawatirkan jika hujan deras turun air akan meluap sawah sekitar, terlebih saat ini sudah masuk musim tanam padi.

"Tidak hanya bisa meluap ke sawah-sawah di sisi utara dan selatan, tapi juga bisa ke rumah warga. Oleh karena itu, kami berharap perbaikan segera diselesaikan," ucapnya.

(Ahsan Faradisi/TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved