Berita Jember
Viral Perempuan Sempoyongan Akibat Dianiaya Kepala Dusun di Jember
Dia menginformasikan kalau perempuan tersebut menjadi korban pemukulan kepala dusun (Kasun) di Desa Pondokdalem.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - kasus penganiayaan yang diduga melibatkan kepala dusun (Kasun) di Kabupaten Jember, Jawa Timur viral di media sosial.
Baca juga: Satreskrim Polres Probolinggo Gagalkan Pendistribusian Pupuk Ilegal, Dua Orang Ditangkap
Video berdurasi satu menit sepuluh detik tersebut, memperlihatkan perempuan sempoyongan dan dirangkul ibu-ibu di Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro, Jember.
Di audio visual tersebut terdengar suara laki-laki. Dia menginformasikan kalau perempuan tersebut menjadi korban pemukulan kepala dusun (Kasun) di Desa Pondokdalem.
Informasi yang beredar, kabarnya kasus tersebut terjadi ketika kasun melakukan pengukuran petok Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di desa ini.
Baca juga: Sanggar Batik Tegar di Bondowoso Ajari Penyandang Disabilitas Membatik dan Membuat Odeng
Menanggapi hal ini, Kanit Reskrim Polsek Semboro, Aipda Yayang membenarkan insiden tersebut. Kasus ini, telah dilaporkan kepada kepolisian.
"Betul ada kejadian itu, dan perekam memang suami dari perempuan di dalam video," ujarnya, Jumat (24/1/2025).
Menurutnya, Polsek Semboro saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Polisi sedang memeriksa para saksi di tempat kejadian perkara.
"Kami masih menyelidiki kejadian ini dan memeriksa saksi-saksi dan korban yang ada di lokasi," ucap Yayang.
Berdasarkan keterangan korban, Yayang mengatakan, kasun emosi karena ucapan perempuan tersebut ketika proses pengukuran tanah PTSL.
Baca juga: ETLE Belum Maksimal, Satlantas Polres Lumajang Masih Andalkan Tilang Manual
"Ada ucapan korban yang kurang berkenan saat pengukuran tanah PTSL. Hal ini memicu emosi oknum kasun," ungkapnya.
Yayang mengatakan, itu masih menjadi kronologi awal berdasarkan keterangan korban. Kata dia, Polisi juga akan memeriksa kasun tersebut.
"Itu hanya kronologis awal, karena saat ini kami masih proses (pemeriksaan saksi). Ke depan pasti kami juga memeriksa terduga pelaku," tuturnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Imam Nawawi/TribunJatimTimur.com)
| Fakta Baru Kakak Adik Terseret Ombak di Jember, Baru Pertama Kali Main Pantai Payangan |
|
|---|
| Hari Kedua Pencarian, Kakak Adik Terseret Ombak Pantai Seruni Payangan Jember Belum Ketemu |
|
|---|
| Jember Raih Opini WTP atas LKPD 2025, Bupati Fawait Sebut Hasil Keras dan Komitmen Transparansi |
|
|---|
| Pemkab Jember Supervisi 209 Dapur SPPG se-Kabupaten Jember, Pemetaan Potensi Masalah |
|
|---|
| Pintu Rumah Warga Gumukmas Jember Digedor Orang Tak Dikenal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Kasus-dugaan-pemukulan-jember.jpg)