Berita Banyuwangi
Pengemudi Pikap Pepet dan Rusak Mobil di Banyuwangi, Berakhir Damai
Insiden pengerusakan kendaraan terjadi di Jalan Raya Nasional III, Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Insiden pengerusakan kendaraan terjadi di Jalan Raya Nasional III, Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Melibatkan pikap dan mobil, kejadian tersebut berakhir damai.
Pengerusakan itu terjadi pada Sabtu (25/1/2025) sekitar pukul 13.40 WIB.
Menurut laporan kepolisian, pengerusakan berjadi pada mobil milik HW, warga Kota Batu. Ia sedang mengemudi bersama istri dan anaknya dari wilayah Kecamatan Benculuk menuju pusat kota Banyuwangi.
Sesampainya di sekitar Bank BRI Kabat, mobil itu disalip oleh pikap yang berjalan zig-zag. Pikap disebut melaju dengan mepet ke mobil korban.
"Secara refleks karena kaget korban membunyikan klakson agar mobil tersebut berhati-hati saat mendahului," kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Andrew Vega, Kamis (30/1/2025).
Baca juga: Persija Curi Kesempatan? Sinyal Moussa Sidibe Hengkang dari Persis Solo, Ada 2 Indikasi
Penelusuran polisi menunjukkan, pikap tersebut dinaiki oleh Anc (17), Ans (39), dan Amr (31). Ketiganya merupakan warga Kabupaten Lampung Tengah yang berdomisili di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.
Setelah diklakson, pengemudi pikap diduga tak terima. Sopir pikap dengan sengaja melajukan kendaraannya untuk menabrak mobil korban dari samping kiri.
"Kejadian itu berlangsung hingga tiga kali yang membuat istri korban histeris dan ketakutan," tutur dia.
Setelahnya, pikap tersebut mendahului mobil korban untuk memberhentikannya. Korban pun berhenti dan menurunkan kaca mobil untuk menanyakan maksud pengemudi pikap.
Baca juga: Calon Tuan Rumah 6 Besar PNM Liga 3, Tim Gabungan Assesment Stadion Pogar Bangil
"Namun secara tiba-tiba pengemudi pikap memukul kaca pintu kanan depan yang korban kendarai dengan menggunakan genggaman tangan kanan sampai kaca hancur," tutur dia.
Hal itu mengakibatkan kaca mobil samping kanan pecah dan serpihan pecahan kacanya mengenai jari tangan anak korban. Saat itu, anak korban berusaha membela korban yang akan dipukul oleh pengemudi pikap.
Ketiga pengemudi dan penumpang pikap telah diamankan oleh anggota Polresta Banyuwangi.
Baca juga: Remaja 17 Tahun Tewas Tertimpa Pohon Sengon Tumbang di Kediri
Menurut Kasat Reskrim, perkara tersebut sudah dimusyawarahkan. Kedua belah pihak bersepakat tidak melanjutkan kejadian itu ke ranah hukum karena beberapa faktor.
“Pihak korban dan pelaku sudah bermusyawarah secara keluarga dan hasilnya perkara tersebut sudah dianggap selesai," sambung dia.
Di sisi lain, pihak korban meminta para penumpang dan sopir pikap membuat video permintaan maaf agar tidak menimbulkan kegaduhan.
Ia mengimbau, masyarakat agar tetap tenang, mengedepankan etika berlalu lintas, serta tidak terprovokasi oleh emosi saat di jalan raya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Aflahul Abidin/TribunjatimTimur.com)
Nenek di Banyuwangi Ditemukan Meninggal dengan Wajah Bengkak, Polisi Pastikan Bukan karena Kekerasan |
![]() |
---|
Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk di Jalur Situbondo-Banyuwangi |
![]() |
---|
Banyuwangi Pilot Project Digitalisasi Bansos, Luhut Minta Ipuk Bagikan Pengalaman ke Daerah Lain |
![]() |
---|
Bupati Ipuk dan Empat Menteri Finalisasi Pilot Project Penyempurnaan Digitalisasi Bansos |
![]() |
---|
CFD di Jalan Ahmad Yani Banyuwangi Makin Ramai, Lebih dari 370 Pelapak UMKM Antusias |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.