Senin, 27 April 2026

Berita Bondowoso

Angkut Pasir di Sungai Dekat Rumah, Pria 53 Tahun Ditemukan Meninggal

Ahmad, tetangga korban, mengatakan, Ngadi ditemukan meninggal oleh anak kecil yang sedang bermain mercon. Ditemukan, dalam kondisi terlentang.

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur/Sinca Ari Pangistu
WARGA TEWAS - Tim Inafis saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan Ngadi (53) meninggal dunia di sungai tempat mengangkut pasir, di Dusun Tegal Manik, Desa Tegal Pasir, Kecamatan Jambesari Ds, pada Jum'at (21/2/2025). 

TRIBUNJATINTIMUR.COM, Bondowoso - Seorang pria berusia 53 tahun di Dusun Tegal Manik, Desa Tegal Pasir, Kecamatan Jambesari Darusallah, ditemukan meninggal dunia, Jumat (21/2/2025).

Baca juga: Anaknya Dibunuh Kelompok Gangster, Ibu di Surabaya Ajukan Restitusi Rp 71,8 Juta

Korban meninggal bernama Ngadi, yang ditemukan meninggal telanjang dada saat mengambil pasir di sungai dekat rumahnya untuk keperluan pribadi.

Ahmad, tetangga korban, mengatakan, Ngadi ditemukan meninggal oleh anak kecil yang sedang bermain mercon. Ditemukan, dalam kondisi terlentang dengan sekop pasir di tangannya.

"Terlentang tadi pegang sekop pasir," katanya.

Ia menerangkan, diketahui korban jam 15.02 WIB masih menyapanya sembari menaikkan pasir ke atas sungai. Namun, semua warga terkejut saat anak tetangga berlari ke rumah korban memberi tahu kondisi korban yang sudah meninggal dunia.

Baca juga: Diduga Tipu Rekan Kerja, Pria Jember Balik Nama Tanah Temannya untuk Dijual Ke Pengembang 

"Airnya di sungai itu cuma semata kaki," terangnya.

Katanya, warga langsung bersama keluarga menuju ke lokasi untuk melakulan evakuasi. Sembari melaporkan kejadian ini pada Polsek setempat.

Pantauan di lokasi, evakuasi dilakukan pada sekitar pukul 17.15 WIB oleh warga sekitar. Diikuti tim dari Polsek, Puskesmas, dan TRC BPBD.

Kapolsek Jambesari Darusallah, Iptu Supriyanto, mengatakan tim identifikasi dan tenaga kesehatan di Puskesmas Jambesari Ds telah memastikan bahwa korban meninggal wajar. Tak ada tanda-tanda kekerasan.

"Meninggal dengan wajar," ungkapnya.

Baca juga: Sinkronisasi Berjalan Lancar, 33 Program Prioritas Bupati - Wabup Pasuruan Bisa Langsung Dieksekusi 

Ia menerangkan, berdasarkan keterangan keluarga yang bersangkutan tak ada riwayat penyakit. Bahkan, sebelum berangkat sempat menurunkan salon speaker masjid usai salat Jum'lat.

Hingga setelah dari masjid itu, korban langsung menuju lokasi mengambil pasir yang jaraknya 300 meter dari rumahnya.

"Jarak 300 meter dari lokasi ke rumahnya" pungkasnya.

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

 

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

 

(Sinca Ari Pangistu/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved