Ramadan 2025
Hikmah Ramadan 2025 : Puasa Ramadan dan Pentingnya Efisiensi Anggaran Negara
Hikmah Ramadan 2025 : Puasa Ramadan dan Pentingnya Efisiensi Anggaran Negara
Presiden terpilih bapak Prabowo Subianto telah menekankan pentingnya optimalisasi anggaran, terutama dalam sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Ini selaras dengan semangat puasa yang menekankan keseimbangan antara kebutuhan dan kemampuan.
Dalam Islam, konsep efisiensi dan keberpihakan terhadap kaum dhu'afa telah ditegaskan dalam Surat Al-Mā’ūn yang artinya:
"Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya, orang-orang yang berbuat riya, dan enggan memberikan bantuan." (QS. Al-Mā’ūn: 1-7)
Ayat ini menegaskan bahwa Islam mengutamakan kesejahteraan sosial, bukan sekadar ibadah formalitas. Prinsip ini harus tercermin dalam kebijakan negara, termasuk dalam pengelolaan anggaran.
3. Ramadhan sebagai Titik Awal Perubahan
Jika masyarakat dapat menerapkan pola hidup hemat selama Ramadhan, kebiasaan ini bisa berlanjut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menekan gaya hidup konsumtif dan lebih selektif dalam pengeluaran, stabilitas ekonomi individu dan nasional dapat lebih terjaga.
Efisiensi anggaran bukan hanya soal menghemat uang, tetapi juga tentang menyalurkan sumber daya secara lebih tepat guna. Puasa Ramadhan adalah momentum untuk kembali ke nilai-nilai dasar ekonomi Islam: keseimbangan, keadilan, dan kebermanfaatan bagi sesama.
Dengan semangat ini, kita dapat membangun ekonomi yang lebih kuat, mandiri, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Oleh: Dr. KH. ROMADLON, MM
(Ketua Komisi Hubungan Ulama Umara MUI Provinsi Jatim)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
(TribunJatimTimur.com)
| Kemabruran Puasa 30 : Dari Religiousness dan Religious Mindedness |
|
|---|
| Merawat Kemabruran Puasa 29 : Dari Salam, Islam dan ke Istislam |
|
|---|
| Hikmah Ramadan : Puasa Ramadhan di Indonesia, Indah dan Nikmat! |
|
|---|
| Merawat Kemabruran Puasa 28 : Dari Sufi Palsu ke Sufi Sejati |
|
|---|
| Hikmah Ramadan : Berpuasa, Media Sosial dan Bertapa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Dr-KH-ROMADLON-MM-Ketua-Komisi-Hubungan-Ulama-Umara-MUI-Provinsi-Jatim.jpg)