Kamis, 16 April 2026

Berita Situbondo

Desa Terbaik Melayani Masyarakat, Bupati Situbondo Janji Beri Hadiah DID dan Mobil Ambulans

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, berjanji akan memberikan hadiah dan sanksi dalam program pendataan Indeks Desa Tahun 2025

Penulis: Izi Hartono | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Izi Hartono
SOSIALISASI - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo berfoto bersama ratusan kepala desa dan camat usai membuka sosialisasi pendataan indek desa di Pemkab Situbondo, Senin (21/04/2025). Indeks Desa itu di antaranya dimulai dengan pembuatan adminduk di desa. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SITUBONDO - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, berjanji akan memberikan hadiah dan sanksi dalam program pendataan Indeks Desa Tahun 2025.

Pemberian penghargaan dan sanksi ini, sebagai bentuk mewujudkan satu misi Situbondo naik kelas.

"Jadi ini tidak ada subjektivitas dari bupati atau dari camat," ujarnya usai membuka sosialisasi pendataan Indeks Desa di hadapan ratusan kades dan camat di lantai dua Pemkab Situbondo, Senin (21/04/2025).

Menurutnya, ada beberapa indikator dalam pemberian hadiahdan sanksi, yakni dimulai dari pelayanan administrasi kependudukan yang kesemuanya harus dilayani di desa.

"Reward yang kami berikan itu bisa DID atau ambulans," katanya.

Bupati Rio menegaskan, program ini membutuhkan keseriusan, karena berkaitan dengan anggaran.

"Pokoknya saya ingin alatnya diaggarkan di desa dan tahun ini sudah selesai," harapnya.

Baca juga: Kasus Penahanan Ijazah di Surabaya, Sentosa Seal Diduga Tak Miliki TGD dari Kemendag

Selain itu, bupati muda itu berharap agar desa tidak berpolitik dan tidak menjadikan alat politik, karena kepala desa harus profesional dan harus menjadi desa mandiri.

"Makanya hari ini para stakeholder ini melakukan konsolidasi, baik itu DPMD, camat, Disdukcapil dan pendamping desa," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Situbondo, Suriyanto mengatakan, pendataan Indeks Desa akan dimulai hari ini, yakni diawali dengan tahapan sosialisasi yang diikuti para camat, kades dan pendamping desa serta pendamping lokal desa dan tim pendamping kabupaten.

"Mulai besok akan kami lakukan bintek di kecamatan yang diikuti pejabat struktural kecamatan, pendamping desa,"ujarnya.

Saat ditanya ada berapa desa yang melayani adminduk, Suriyanto memgaku sudah ada beberapa desa yang melayani di tingkat desa

"Kalau jumlahnya  dan desa mana saja nanti saya akan susulkan datanya. Informasinya untuk sementara ada empat desa," kataya.

Baca juga: Telan Kekalahan dari Bologna, Inter Milan Masih dalam Jalur Perburuan Gelar Liga Italia 2024/2025

Dikatakan sesuai instruksi bupati, maka desa yang memerlukan perangkat kepengurusan adminduk itu agar segera menganggarkannya dengan melakukan penggeseran pada kegiatan yang kurang perioritas melalui perubahan APBDes.

"Jadi diharapkan semua desa sudah memiliki peralatan sesuai dengan standart pelayanan adminduk, tahun ini sudah harus bisa memberikan pelayanan di tingkat desa," pungkasnya. 

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved