Liga Italia

Gagal Curi Poin dari Bologna, Perjuangan Inter Milan Raih Treble Musim 2024/2025 Terbayar Mahal

Inter Milan membayar mahal untuk ambisi treble mereka di musim 2024/2025 ini dengan gaga mencuri poin dari Bologna di Serie A.

Editor: Luky Setiyawan
ist/pixabay/Andreas H/inter.it
INTER MILAN - Ilustrasi Inter Milan. Inter Milan membayar mahal untuk ambisi treble mereka di musim 2024/2025 ini dengan gaga mencuri poin dari Bologna di Serie A. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Inter Milan membayar mahal untuk ambisi Treble mereka di musim 2024/2025 ini dengan gaga mencuri poin dari Bologna di Serie A.

Ya, Inter Milan harus menelan pil pahit setelah pertandingan melawan Bologna pada pekan ke-33 Liga Italia 2024/2025 di Renato Dall'Ara, Minggu (20/4/2025).

Pada pertandingan itu, Nerazzurri menelan kekalahan dengan skor 1-0 dari tuan rumah.

Kekalahan ini membuat keunggulan Inter di puncak klasemen Serie A jadi sirna.

Baca juga: Telan Kekalahan dari Bologna, Inter Milan Masih dalam Jalur Perburuan Gelar Liga Italia 2024/2025

Baca juga: Rating Skuad Inter Milan di Laga Kontra Bologna, Nerazzurri Takluk, Perebutan Gelar Serie A Memanas

Ya, Inter Milan sekarang memiliki poin yang sama dengan Napoli.

Sejatinya, pertandingan Bologna vs Inter Milan bukanlah laga yang berkualitas tinggi, dan tidak ada pihak yang memiliki banyak peluang bagus.

Namun itu adalah pertandingan yang fisik. Dan di mana jelas Bologna-lah yang memiliki energi untuk berusaha keras menang di akhir pertandingan.

Inter Milan datang ke pertandingan kemarin setelah pertandingan besar Liga Champions melawan Bayern Munich.

Bahkan tanpa perpanjangan waktu, pertandingan itu merupakan usaha yang sangat besar bagi Nerazzurri.

Meski demikian, pelatih Inter Simone Inzaghi memutuskan untuk tetap menggunakan susunan pemain inti yang sama.

Pelatih Nerazzurri itu tampak merasa harus mengandalkan pemain inti yang biasa ia gunakan.

Di lini tengah, pemain seperti Davide Frattesi dan Kristjan Asllani mungkin tidak dapat memberikan kepastian yang sama seperti pemain veteran seperti Hakan Calhanoglu dan Henrikh Mkhitaryan.

Sementara itu, Marko Arnautovic dan Mehdi Taremi tidak menjadi pemain inti. Keduanya memang tampil di lapangan, tetapi keduanya masih mengalami masalah kebugaran.

Sementara itu, Joaquin Correa menunjukkan mengapa ia tidak menjadi pemain inti dengan penampilannya.

Menurut media Italia FCInter1908, pertandingan kemarin menunjukkan bahwa Inter Milan tidak memiliki kedalaman skuad yang mereka miliki.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved