Sabtu, 2 Mei 2026

Idul Adha 2025

Presiden Prabowo Beli Sapi Bondowoso,  Namanya Tyson Miliki Berat Hampir 1 Ton

Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 hijriah, sapi milik warga Bondowoso dibeli oleh Presiden RI Prabowo Subianto

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Sinca Ari Pangistu
SAPI KURBAN - Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso, drh Cendy Herdiawan saat memeriksa kesehatan Tyson, sapi jenis Simental milik Riyan, warga Desa/Kecamatan Tamanan, Bondowoso, Jawa Timur, Senin (2/6/2025). Sapi itu dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk kurban, yang dagingnya akan dibagikan ke warga di Bondowoso. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BONDOWOSO - Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 hijriah, sapi milik warga Bondowoso dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sapi ini jenisnya Simental dengan bobot 948 kilogram atau hampir satu ton. Sapi ini milik Rian, warga RT 37, RW 09, Dusun Glintongan, Desa Tamanan, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Menurut Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso, drh Cendy Herdiawan,  untuk sapi kurban Presiden, pihaknya diminta mendata sapi dengan berat di atas 800 kilogram. 
Pihaknya menyetorkan ke Dinas Peternakan Provinsi Jatim, data tiga ekor sapi dengan berat yang dipersyarakatkan.

"Setelah data itu terkirim disampaikan ke tim Presiden. Kemudian dipilih yang punya Pak Rian," ujarnya dikonfirmasi pada Rabu (4/6/2025).

Ia menerangkan sapi ini tetap dipotong di Bondowoso yang selanjutnya oleh Bagian Kesra Pemkab diserahkan ke masyarakat melalui Masjid Badrul Falah, Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso.

Ada dua dokter hewan yang sudah siaga di Kecamatan Cermee untuk mengawasi segala proses pemotongan sapi yang dibeli Presiden RI.

"Besok dikirim ke Masjid Badrul Falah, Cermee ini," ujarnya.

Tak hanya memberikan atensi pada sapi kurban yang dibeli Presiden RI, Disnakkan, kata Cendy, juga sudah mendata jumlah lapak penjual hewan kurban.
Pihaknya juga sudah memeriksa calon hewan kurban pada lapak-lapak tersebut. 

Jadi, bagi masyarakat yang hendak membeli hewan kurban sebaiknya memeriksa stiker yang ditempel oleh Disnakkan, sebagai tanda bahwa telah diperiksa kesehatan dan kebersihan lapak.

Baca juga: Pencari Emas di Keboireng Tulungagung Sudah Meresahkan, Pemdes Hentikan Aktivitas

"Untuk memastikam ternak itu sehat, pastikan saja Lapak itu sudah diperiksa dengan ditempeli stiker," pungkasnya.

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved