Kamis, 16 April 2026

Mandi di Sungai, Warga Bondowoso Hilang Terseret Arus

Saat kejadian debit air Sungai Sampean Baru cukup tinggi dan arusnya deras.

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
Polsek Prajekan
HANYUT: Warga saat melakukan pencarian di pinggir aliran Sungai Sampean Baru, Desa Prajekan Lor, Kecamatan Prajekan, Bondowoso pada Senin (9/6/2025). 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso – Seorang pria lansia di Desa Prajekan Lor, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, dilaporkan hilang saat mandi di Sungai Sampean Baru, Senin (9/6/2025). Korban diketahui bernama Nawadi (71), diduga terseret arus deras sekitar pukul 16.30 WIB.

"Betul ada laporan, ini kami sudah berada di lokasi untuk melakukan pencarian," ujar Kapolsek Prajekan, Iptu Hadi Sugiono.

Baca juga: Gerakkan Bhabinkamtibmas untuk Dampingi Peternak di Desa

Menurut keterangan pihak keluarga, Nawadi baru saja pulang dari sawah sekitar pukul 16.00 WIB dan mengeluh merasa gerah. Ia kemudian berpamitan kepada istrinya untuk mandi di sungai yang memang biasa digunakan warga sekitar.

Namun tak lama setelah kepergian Nawadi, sang istri merasa khawatir karena suaminya tidak kunjung kembali. Ia menyusul ke sungai bersama salah satu anggota keluarga. Saat tiba di lokasi, mereka hanya menemukan pakaian dan peralatan mandi milik Nawadi di tepi sungai.

Baca juga: Update Pemain Lokal yang Dilepas Persib Bandung, Ryan Kurnia Jadi Nama Terbaru, Otw Persita?

"Warga sempat melakukan pencarian di sepanjang pinggir sungai, bahkan ada yang berenang di sekitar lokasi, tetapi tidak berani terlalu jauh karena arusnya sangat deras," ujar Hadi.

Saat kejadian debit air Sungai Sampean Baru cukup tinggi dan arusnya deras. Sungai ini memang dikenal sebagai tempat mandi bagi warga sekitar, meski memiliki arus yang berbahaya saat musim hujan atau cuaca lembab.

Baca juga: Update Pemain Lokal yang Dilepas Persib Bandung, Ryan Kurnia Jadi Nama Terbaru, Otw Persita?

Pihak keluarga menyatakan Nawadi tidak memiliki riwayat penyakit serius. Namun, ia diketahui mengalami pengapuran pada lutut yang menyebabkan jalannya sedikit pincang.

"Di usia seperti itu, tidak ada penyakit berat. Hanya pengapuran di kakinya, jadi jalannya agak pincang," tambah Kapolsek.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved