Kebakaran di Banyuwangi

Rumah di Bomo Banyuwangi Habis Terbakar saat Ditinggal Pergi Pemilik

Sebuah rumah di Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ludes terbakar

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Damkarmat Banyuwangi
LUDES - Sebuah rumah di Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi ludes terbakar, Selasa (10/6/2025) tengah malam. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian dikasir ratusan juta rupiah. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI - Sebuah rumah di Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ludes terbakar, Selasa (10/6/2025) tengah malam.

Tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian dikasir ratusan juta rupiah.

Rumah yang terbakar milik Nur Gatot Sunardi (51), warga Dusun Kedunen. Saat kebakaran, rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pergi oleh pemilik rumah.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi Yoppy Bayu Irawan menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Sri Muryani, tetangga korban.

Sri melihat api berkobar di rumah Gatot sekitar pukul 23.30 WIB. 

"Saksi melihat percikan api dari jendela di kamar bagian tengah. Kemudian ia segera meminta pertolongan warga setempat," kata Yoppy, Rabu (11/6/2025).

Warga berbondong-bondong datang ke lokasi dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Karena api semakin membesar akibat tiupan angin yang kencang, salah satu warga menghubungi Call Center Damkarmat.

Baca juga: KRONOLOGI Pria di Jember Membunuh Ayah Kandung dan Tetangga Pakai Celurit

Dinas Damkarmat menerjunkan tim dari Sektor Srono menuju lokasi. Sampai di lokasi sekitar pukul 00.15, petugas langsung berjibaku memadamkan api.

Butuh waktu lebih dari sejam untuk memadamkan kebakaran tersebut. Proses pendinginan bahkan belangsung hingga menjelang subuh.

Yoppy mengatakan, rumah yang terbakar dalam keadaan kosong dan tak ada aktivitas.

"Pemilik mengantarkan anak pertama voli. Sedangkan Istrinya sedang berada di rumah ibunya. Ada juga anak yang kedua tidur di rumah tantenya," katanya.

Oleh karenanya, tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Tapi, kerugian akibat ludesnya rumah ditaksir sekitar Rp 300 juta.

"Penyebab kebakaran diduga Korsleting listrik pada kamar bagian tengah," tambah dia. 

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved