Senin, 27 April 2026

Berita Probolinggo

 Ranwal RPJMD 2025-2029 Disepakati, Pansus DPRD Probolinggo Beri Catatan Penting

Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Probolinggo menyepakati Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029

Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/DPRD Probolinggo
SEPAKATI : Pansus RPJMD Khairul Anam dan Umil Sulistyowati saat memimpin rapat Ranwal RPJMD di Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo. Meski sudah disepakati, namun sejumlah catatan penting diberikan kepada pihak eksekutif.  

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PROBOLINGGO - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Probolinggo menyepakati Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Keputusan diambil setelah seluruh catatan dan masukan dari anggota Pansus telah diperbaiki dan disempurnakan oleh pihak eksekutif.

Wakil Ketua Pansus Ranwal RPJMD, Khairul Anam mengatakan, dokumen yang diserahkan sudah melalui perbaikan secara menyeluruh. Dokumen RPJMD sudah diperbaiki total sesuai permintaan sebelumnya.

"Alhamdulillah, pembahasan hari ini kita anggap tuntas dan kita sepakat pimpinan dan anggota Pansus untuk menerima dokumen RPJMD dengan catatan-catatan," kata Anam, Jum'at (13/6/2025).

Meski demikian, lanjut Anam, pihaknya memberi sejumlah catatan tambahan, terutama dalam hal kelengkapan data. Eksekutif dipersilahkan melengkapi demi menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan daerah lima tahun ke depan.

"Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain terkait dengan sinkronisasi program kerja dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), kajian fiskal anggaran, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD,red)," ujar Anam.

Baca juga: Tembok Penahan Longsor Dibangun, BPBD Jatim Pastikan Jalur Pacet-Cangar Aman Dilintasi 24 Jam

"Salah satu tambahan yang disuarakan oleh teman-teman adalah perbaikan dan penyusunan ulang RTRW. Itu harus dijabarkan dalam program kerja sesuai dengan RTRW," tambahnya.

Mengenai PAD, menurut Anam, berbagai persoalan di tahun-tahun sebelumnya menjadi bahan kajian untuk memperbaiki strategi ke depan.

"Yang ketiga, peningkatan PAD. Masalah-masalah yang muncul sebelumnya jadi catatan penting agar RPJMD ke depan bisa lebih baik," ujar Politisi Partai PDI-Perjuangan itu.

Dalam hal ini, sambungnya, pihaknya juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam penyusunan RPJMD. Masukan dari masyarakat menjadi salah satu dasar utama perumusan program-program prioritas.

"Perencanaan tematik ini sangat penting. Misalnya, pembangunan infrastruktur di wilayah selatan diarahkan untuk ketahanan pangan, sementara di daerah pariwisata diarahkan untuk mendukung pengembangan wisata," pungkasnya. 

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved