Rabu, 29 April 2026

Berita Pasuruan

Atlet Panahan Tradisional Pasuruan Raih Emas di FORNAS VIII 2025

Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII 2025 yang digelar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
Humas Pemkab Pasuruan
MEMBANGGAKAN : Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo beserta Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan Mela Rusdi saat memberikan dukungan secara langsung kepada atlet asal Pasuruan yang mewakili Jatim dalam ajang FORNAS VIII 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan – Tiga atlet panahan tradisional asal Kabupaten Pasuruan meraih medali emas dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII 2025 yang digelar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Tiga pegiat Persatuan Panahan Tradisional Indonesia (Perpatri) Kabupaten Pasuruan, yakni Wagianto, Yahya Aziz, dan Bejo Yuliono, berhasil menjadi juara di nomor beregu kategori horsebow jarak 50 meter, yang berlangsung di Stadion 17 Desember pada 28–29 Juli 2025.

Baca juga: Shopee Gandeng Vidio Hadirkan Vidio Shopping, Inovasi Belanja Online yang Baru

“Bersyukur sekali bisa membawa pulang emas. Lawan-lawan kami kuat, tapi kami tampil percaya diri dan kompak hingga akhir,” ujar Wagianto mewakili tim, Minggu (3/8/2025).

Tak hanya dari nomor beregu, dua atlet juga berhasil menyumbang medali di kategori individu. Yahya Aziz merebut medali perak di nomor mixedbow, sementara Wagianto kembali naik podium dengan menyabet perunggu dari kategori individu.

Pelatih Perpatri Kabupaten Pasuruan, Khoiron Hadi, menyebut keberhasilan para atlet ini merupakan buah dari latihan intensif dan kekompakan tim yang terus diasah selama masa persiapan.

Baca juga: Sinyal Kuat Xavi Simons Gabung Chelsea, Hapus Nama RB Leipzig di Medsos Hingga Tak Masuk Skuad

“Lawan berat seperti Papua dan Kota Samarinda bisa kami kalahkan berkat fokus dan semangat anak-anak. Ini pencapaian luar biasa,” ujarnya.

Khoiron juga berharap kemenangan ini bisa menjadi pemicu perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan terhadap pengembangan olahraga panahan tradisional di daerahnya. Ia menekankan pentingnya penyediaan fasilitas latihan yang memadai untuk mendukung regenerasi atlet muda.

“Regenerasi belum berjalan karena keterbatasan tempat latihan. Kami butuh fasilitas yang memadai agar anak-anak muda bisa ikut belajar dan berkembang,” imbuhnya.

Baca juga: Bobotoh Siap Lepas? PSMS Medan Kans Bajak 2 Pemain Persib Bandung, Ada Nama Sosok Kartap

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas raihan para atlet Perpatri yang membawa harum nama daerah.

“Prestasi ini luar biasa. Saya bangga atas perjuangan para atlet Perpatri yang sudah membawa nama baik Kabupaten Pasuruan dan Jawa Timur,” ujar Mas Rusdi, sapaan akrabnya.

Ia juga berjanji akan memberikan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah daerah terhadap prestasi para atlet.

Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan, Merita Ariestya Yudi, menyebut prestasi ini sebagai bukti olahraga masyarakat juga bisa berkontribusi dalam mengharumkan nama daerah.

“Semua inorga (induk organisasi olahraga) berpeluang besar untuk tampil dan juara di FORNAS. Kita tunjukkan bahwa Pasuruan punya potensi besar di olahraga rekreasi,” ujarnya.

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved