Rabu, 22 April 2026

Berita Banyuwangi

Banyuwangi Jadi Percontohan, Baznas RI Luncurkan Balai Ternak, Zmart, dan Ambulanis Gratis

BAZNAS RI luncurkan Balai Ternak, Zmart, dan Ambulanis Gratis di Banyuwangi untuk pemberdayaan umat di Banyuwangi.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Humas Pemkab Banyuwangi
PEMBERDAYAAN UMAT: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia menggandeng Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mewujudkan program pemberdayaan umat. Tiga program sekaligus yang diluncurkan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, pada Senin (22/9/2025). 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM,  Banyuwangi - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemkab Banyuwangi meluncurkan tiga program strategis pemberdayaan umat. Peluncuran berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (22/9/2025).

Tiga program tersebut adalah Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani Gratis (Ambulanis). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, menjelaskan bahwa program ini menjadi bukti nyata pengelolaan zakat yang profesional mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama meluncurkan Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani. Semua ini bukti konkret bahwa zakat mampu memberikan manfaat nyata, meningkatkan kemandirian mustahik, bahkan insyaAllah menjadikan mereka suatu saat menjadi muzaki,” ujar Kiai Noor.

Baca juga: Agenda Resmi UCI, 313 Pembalap Adu Nyali di Trek Ekstrem Banyuwangi Ijen Geopark Downhill 2025

Balai Ternak merupakan program ini diperuntukkan bagi 20 peternak mustahik. Mereka akan mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari pembibitan hingga penggemukan ternak, sehingga dapat lebih mandiri secara ekonomi.

Zmart, sebanyak 50 pemilik warung kecil akan memperoleh dukungan renovasi, branding, permodalan, serta digitalisasi rantai pasok. Langkah ini diharapkan meningkatkan daya saing warung tradisional di tengah perubahan pasar.

Ambulanis Gratis. Ambulance Madani Gratis atau Ambulanis disiapkan untuk memberikan layanan kesehatan darurat tanpa biaya, terutama bagi masyarakat di wilayah pelosok yang sulit menjangkau fasilitas medis.

Baca juga: Berbagai Inovasi Anak Muda Jagoan Banyuwangi 2025, Dari Tas Cerdas hingga Pertanian Digital

Banyuwangi Dipilih Jadi Percontohan

Kiai Noor menegaskan bahwa Banyuwangi dipilih sebagai lokasi peluncuran program bukan tanpa alasan. Dengan wilayah yang luas serta potensi ekonomi rakyat yang besar, Banyuwangi dinilai strategis untuk mengembangkan zakat sebagai instrumen pemberdayaan.

“Kami ingin Banyuwangi menjadi contoh bagaimana zakat bisa bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi umat, sekaligus menghadirkan layanan sosial kemanusiaan yang lebih mudah dijangkau,” tambahnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan BAZNAS RI dan para mitra strategis.

“Ini adalah bukti nyata kolaborasi yang dapat mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong ekonomi kerakyatan di Banyuwangi,” kata Ipuk.

Baca juga: TPS3R Balak Berkapasitas 84 Ton Sampah Per Hari, Kini Bisa Olah Limbah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Ipuk menambahkan bahwa Banyuwangi terus mendorong ekonomi berbasis keumatan, termasuk melalui penguatan UMKM, pelatihan, serta perluasan akses pasar.

“Alhamdulillah, upaya kami berkorelasi erat dengan menurunnya angka kemiskinan di Banyuwangi dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Acara peluncuran program dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Kepala Unit Usaha Syariah PT PNM Tunas Haryanto, Managing Director PT Sumber Trijaya Lestari–Aksesmu Viendra Primadial, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Lukman Hakim, serta jajaran Forum Pimpinan Daerah.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved