Berita Banyuwangi
Jasad Bayi Baru Lahir Ditemukan Mengapung di Sungai Banyuwangi
Jasad Bayi Baru Lahir Ditemukan Di Sungai Banyuwangi, Kondisinya Menggenaskan
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Rendy Nicko Ramandha
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI - Sesosok jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengambang di sungai Stail, Desa/Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (12/10/2025). Bayi kemungkinan baru dilahirkan antara satu hingga dua hari sebelum ditemukan.
Kapolsek Gambiran AKP Badrodin Hidayat menjelaskan, bayi pertama kali ditemukan oleh seorang yang tengah memancing di sungai tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Pemancing itu, kata Hidayat, tiba-tiba mendatangi dua warga yang tengah ngopi di warung sekitar sungai dan menyampaikan bahwa ia baru saja melihat jasad bayi.
Pemancing yang tak diketahui identitasnya itu juga turut memberi tahu titik lokasi ia melihat jenazah bayi.
Tidak lama kemudian, terdapat orang mancing yang tidak diketahui identitasnya melaporkan kepada Saksi 1 dan Saksi 2 bahwasannya terdapat bayi yang tidak bergerak di dasar sungai.
Baca juga: Tidak Akan Gunduli Hutan, PT SSP Pastikan Hanya 35 Persen Lahan Real Estate yang Dibangun
"Dari kabar tersebut, saksi atas nama Sutikno dan Mohammad Fatkhurohman langsung mengecek. Dan benar terdapat sesosok bayi dengan jenis kelamin laki-laki di sungai," kata Hidayat kepada TribunJatimTimur.com.
Lokasi jasad bayi berada di sungai yang kondisi airnya tak tinggi. Hanya semata kaki orang dewasa. Kondisi bayi tersangkut pada bebatuan padas.
Jasad bayi sudah menghitam dan terlihat sedikit membengkak. Tak ada sehelai pakaian pun yang dikenakan. Tali pusar atau ari-ari juga masih tersambung.
"Saat dicek, kondisinya sudah meninggal dunia," katanya.
Informasi penemuan jasad bayi itu langsung diteruskan oleh para saksi ke kepala dusun setempat. Kabar tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Gambiran.
"Aggota Polsek Gambiran dan petugas tenaga kesehatan Puskesmas Gambiran mendatangi tempat penemuan bayi untuk tindakan pertama tempat kejadian perkara," katanya.
Setelahnya, tim Inafis dan Unit Reskrim Polresta Banyuwangi turun ke lokasi untuk olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi.
Sementara jasad bayi telah dibawa ke RSUD Blambangan untuk diperiksa lebih lanjut atau diotopsi. Hal ini dianggap penting untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Hasil pemeriksaan awal petugas kesehatan menunjukkan, tidak diketemukan luka tanda kekerasan pada bayi.
"Kondisi bayi ditemukan dengan anatomi tubuh yang lengkap atau sempurna. Terdapat ari-ari atau tali pusar yang masih menempel di perut," katanya.
Melihat kondisi jasad, petugas kesehatan memprakirakan bayi tersebut baru saja dilahirkan. Usianya di kandungan diduga sekitar 8 bulan atau 9 bulan.
"Kondisinya memang sudah siap untuk dilahirkan," ujar Hidayat.
(Aflahul Abidin/TribunJatimTimur.com)
| Banyuwangi Dipuji Kemen PPA, Pelopor Gerakan Penurunan Angka Kematian Ibu |
|
|---|
| Ringankan Beban 6.500 Pedagang, Pemkab Banyuwangi Gratiskan Retribusi Pasar Setiap Sabtu dan Minggu |
|
|---|
| Budidaya Lele Sistem Air Jernih ala Pemuda Banyuwangi, Omzet Tembus Ratusan Juta |
|
|---|
| KA Sangkuriang Segera Meluncur, Banyuwangi Kini Tersambung Langsung dengan Bandung |
|
|---|
| Miliki Peran Strategis, Bupati Ipuk Ajak Diaspora Banyuwangi Perkuat Jaringan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/jasad-bayi-berjenis-kelamin-laki-laki-ditemukan-mengambang-di-sungai-Stail-Gambiran-Banyuwangi.jpg)