Selasa, 14 April 2026

Sentra Kuliner Laut, Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi Segera Rampung

Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi segera rampung dan diproyeksikan menjadi sentra kuliner laut sekaligus destinasi wisata kota.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Aflahul Abidin
KAMPUNG NELAYAN - Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Banyuwangi yang berada di wilayah pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi. Tempat ini akan menjadi sentra kuliner hasil laut. 
Ringkasan Berita:
  • KNMP Banyuwangi dibangun di pesisir Plengsengan Ancol dan hampir rampung
  • Progres pembangunan telah mencapai 97 persen sejak dimulai September 2025
  • Mengusung arsitektur Osing sebagai identitas budaya lokal
  • Dilengkapi fasilitas perikanan, kuliner, dan pemberdayaan nelayan
  • Diproyeksikan jadi sentra ekonomi pesisir dan destinasi wisata baru

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kabupaten Banyuwangi di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, bakal menjadi sentra kuliner hasil laut sekaligus pusat ekonomi baru bagi nelayan pesisir.

Dibangun oleh pemerintah pusat, pembangunan KNMP Banyuwangi kini memasuki tahap akhir. Pembangunan yang dimulai sejak September 2025 tersebut telah mencapai 97 persen, dengan pengerjaan tersisa pada tahap finishing.

Kawasan kampung nelayan ini mengusung arsitektur Osing sebagai ciri utama. Setiap bangunan dirancang dengan bentuk, karakter, dan ornamen khas suku asli Banyuwangi, sehingga mencerminkan identitas budaya lokal yang kuat.

Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, menjelaskan bahwa KNMP Banyuwangi dilengkapi berbagai fasilitas modern yang mendukung aktivitas nelayan dan ekonomi pesisir.

Baca juga: "ASN Berbagi" Gotong Royong Kurangi Kemiskinan, ASN Banyuwangi Ikut Rasakan Kebahagiaan

“KNMP Banyuwangi dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang apik dan modern, seperti tempat pengolahan ikan, area kuliner, serta ruang pemberdayaan nelayan,” kata Suryono.

Kawasan ini juga dilengkapi dengan dermaga sandar perahu, pabrik es, tempat pendaratan ikan, hingga fasilitas pengolahan hasil tangkap. Dengan kelengkapan tersebut, KNMP Banyuwangi diharapkan menjadi pusat perikanan tangkap laut yang terintegrasi.

Suryono menyebut kehadiran KNMP akan mengubah wajah kampung nelayan yang selama ini identik dengan lingkungan kumuh menjadi kawasan yang lebih tertata dan modern.

Tak hanya berfungsi sebagai pusat ekonomi, KNMP Banyuwangi juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata unggulan di tengah kota. Sentra kuliner hasil laut dengan pemandangan pesisir diharapkan mampu menarik minat wisatawan.

Baca juga: Biaya Lewat Situbondo Lebih Mahal, Sopir Logistik Minta Lintasan Banyuwangi–Lombok Kembali Dibuka

“Ini bisa menjadi daya tarik baru untuk wisatawan di Banyuwangi. Dari sisi nelayan, hal ini juga akan memberi nilai tambah bagi mereka,” ujarnya.

Menurut Suryono, pembangunan KNMP merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi pesisir yang terintegrasi, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran hasil laut.

Ia memperkirakan pembangunan KNMP Banyuwangi akan rampung dalam beberapa hari ke depan. Namun, sebelum dapat dimanfaatkan, kawasan tersebut masih harus melalui proses serah terima.

“Baru setelah ada serah terima, bangunan bisa dioperasikan melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah ada di sana,” jelasnya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved