Jumat, 17 April 2026

Pendaki Hilang di Gunung Ijen

Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Ijen Berjalan Hingga Malam Hari

Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Ijen Kabupaten Banyuwangi Berjalan Hingga Malam Hari

TribunJatimTimur.com/Aflahul Abidin
Pesona TWA Kawah Ijen yang menjadi idola turis Tiongkok yang datang ke Banyuwangi. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI - Pencarian Muhammad Dzikri Maulana (16), pendaki Gunung Ijen yang dilaporkan hilang, Rabu (18/2/2026), berlangsung hingga malam hari. Tim SAR gabungan mencari keberadaan Dzikri dengan menyisir area ia diduga hilang dan sekitarnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan, tim SAR gabungan akan berupaya mencari secara maksimal dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan personel.

"Kami telah memberangkatkan tim menuju lokasi dan akan melakukan pencarian secara intensif dengan penyisiran di jalur pendakian serta titik-titik yang dicurigai," kata Oka.

Hingga Rabu malam, kata Oka, Dzikri masih belum ditemukan. 

Baca juga: Belum Kantongi Izin Lengkap, Komisi III DPRD Pasuruan Minta Proyek Pengurukan di Winongan Dihentikan

"Korban masih dalam pencarian dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan kemudian," ungkap dia.

Oka menyebut, pihaknya menarima informasi dan permintaan bantuan pencarian pendaki hulang dari potensi SAR BSI sekitar 20.05 WIB. 

"Tim Rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 20.24 WIB dan tiba di LKP pada pukul 21.54 WIB," ujarnya.

Ia menyebut, operasi SAR jtu melibatkan tujuh personel rescue, didukung unsur BPBD Banyuwangi, Polsek, Koramil, KSDA Gunung Ijen, Banyuwangi SAR Independent, serta masyarakat setempat.

Diberitakan, Dzikri merupakan warga Dusun Ampelgading, Desa Tamansari, Kecamatan Licin.

Ia dilaporkan hilang oleh keluarganya karena tak kunjung pulang dari mendaki Gunung Ijen pada Rabu dini hari, saat jam pendakian dibuka. Pendakian Gunung Ijen mulai dibuka pukul 02.00 WIB.

"Keluarganya melaporkan bahwa pendaki tersebut belum pulang ke rumah hingga pukul 14.00," ujar Koordinator Resor TWA Kawah Ijen Rusdi Santoso.

Ia diketahui mendaki bersama rekannya. Mereka mulai mendaki saat jalur pendakian telah dibuka, yakni pukul 02.00 WIB. Sebenarnya, ada tiga rekan mereka lainnya yang turut berangkat pada hari yang sama.

"Mereka berdua mendaki ditemani guide. Sementara tiga temannya mendaki bersama troli," kata dia.

Saat sampai di puncak, rombongan remaja itu bertemu kembali. Mereka beristirahat di sekitar kawah. Lokasinya berada di pertigaan jalur menuju kawah dan spot sunrise.

Rekan-rekannya menyadari Dzikri sudah tak terlihat ketika mereka selesai beristirahat dan hendak melanjutkan perjalanan turun. 

(Aflahul Abidin/TribunJatimTimur.com)


Foto: Foto: TribunJatimTimur.com/Disbudpar Banyuwangi 


ILUSTRASI - Puncak Gunung Ijen beberapa waktu lalu. Seorang pendaki dilaporkan hilang pada Rabu (18/2/2026).

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved