Berita Banyuwangi
Harga Daging Sapi dan Cabai Rawit Naik di Banyuwangi, Pembeli Kurangi Belanjaan
Harga daging sapi dan cabai rawit di Pasar Banyuwangi naik awal Ramadan, pembeli kurangi belanja harian.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Harga daging sapi di Pasar Banyuwangi naik hingga Rp150 ribu per kg.
- Penjualan pedagang turun sekitar 25 persen akibat kenaikan harga.
- Harga cabai rawit masih tinggi, meski turun dari Rp140 ribu per kg.
- Pembeli mengurangi jumlah belanja karena harga pangan meningkat.
- Bawang merah turun harga, bawang putih stabil.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Harga sejumlah bahan pangan di Pasar Banyuwangi naik pada pekan pertama Ramadan 2026. Komoditas yang paling terasa dampaknya adalah daging sapi dan cabai rawit. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat mengurangi jumlah pembelian untuk kebutuhan harian.
Berdasarkan pantauan pada Senin (23/2/2026), harga daging sapi berada di kisaran Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram (kg). Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Sebelumnya, harga normal daging sapi berkisar di angka Rp 130 ribu per kg.
Baca juga: Perkenalkan Olahraga Domino, ORADO Banyuwangi Gelar Kejurcab Diramaikan 30 Tim
Hanik, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Banyuwangi, mengatakan lonjakan harga terjadi dalam beberapa hari terakhir.
"Naik tinggi mulai sekitar empat hari terakhir," kata Hanik.
Meski stok daging disebut masih aman, kenaikan harga berdampak langsung pada penjualan.
"Pengaruhnya ke jualan. Kalau harga mahal, saya tidak bisa jual banyak," tambahnya.
Hanik mengaku penjualannya turun sekitar 25 persen. Jika biasanya mampu menjual 8 kg per hari, kini rata-rata hanya sekitar 6 kg.
Harga Ayam Turun Tipis
Di tengah kenaikan harga daging sapi, harga daging ayam justru mulai menurun meski tidak signifikan. Dari sebelumnya Rp40 ribu per kg, kini turun menjadi Rp37 ribu per kg.
Baca juga: Program TORA di 26 Desa Banyuwangi Tuntas, Bupati Ipuk: Kepastian Hukum Bagi Warga
Penurunan ini menjadi alternatif bagi sebagian pembeli yang beralih dari daging sapi ke daging ayam.
Cabai Rawit Masih “Pedas”
Selain daging sapi, harga cabai rawit juga masih tinggi. Pedagang menjual cabai rawit di kisaran Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kg.
Amania, pedagang bahan dapur di pasar tersebut, menyebut harga sebenarnya sudah turun dibanding beberapa hari sebelumnya.
"Sudah turun. Beberapa hari kemarin sempat Rp140 ribu per kg," ujarnya.
Menurut Amania, tingginya harga cabai rawit dipicu oleh berkurangnya pasokan dari tengkulak. Ia menjual cabai yang didatangkan dari Desa Grogol.
"Cabai yang saya jual asalnya dari Grogol," kata dia.
Kenaikan harga membuat pembeli mengurangi jumlah belanja. Jika biasanya membeli satu kilogram, kini banyak pelanggan hanya membeli setengah kilogram bahkan satu ons.
| Macet di Jalur Menuju Pelabuhan Ketapang Terus Berulang, ASDP Sebut Dampak Lonjakan Truk |
|
|---|
| Modus Baru Penipuan Brilink Banyuwangi, Pelaku Bobol WhatsApp Korban Rugi Rp 19 Juta |
|
|---|
| Jadi Best Practice Daerah Inklusif, Perkins International Gelar Lokakarya di Kabupaten Banyuwangi |
|
|---|
| Pria Banyuwangi Tewas Tertabrak KA Sri Tanjung di Atas Terowongan Lingkar Bulusan |
|
|---|
| 493 Burung dari Bali ke Jawa Gagal Diselundupkan di Pelabuhan Ketapang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Harga-cabai-bwi.jpg)