Kamis, 21 Mei 2026

PCNU Banyuwangi Silaturahmi Akbar 1.200 Nahdliyin, Serukan Persatuan Umat

PCNU Banyuwangi menggelar silaturahmi akbar diikuti 1.200 nahdliyin. Acara menyerukan persatuan dan konsolidasi organisasi NU.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Aflahul Abidin
SILATURAHMI AKBAR - PCNU Banyuwangi menggelar silaturahmi akbar yang diikuti oleh lebih dari seribu nahdliyin, pejabat, dan tokoh masyarakat, Jumat (13/3/2025). Digelar bersamaan dengan buka bersama di halaman kantor PCNU Banyuwangi, silaturahmi akbar itu mengajak para nahdliyin untuk bersatu dan bersama. 

Ringkasan Berita:
  • PCNU Banyuwangi menggelar silaturahmi akbar dan buka bersama yang diikuti sekitar 1.200 nahdliyin.
  • Acara dihadiri pengurus NU dari tingkat ranting hingga cabang serta pejabat daerah.
  • Ketua PCNU Ahmad Turmudi mengajak warga NU menjaga kebersamaan dan berkhidmah tanpa kepentingan pribadi.
  • Pemkab Banyuwangi mengapresiasi peran NU dalam menjaga nilai keagamaan dan kerukunan masyarakat.
  • Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi NU di Banyuwangi.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi  silaturahmi akbar yang diikuti lebih dari seribu warga nahdliyin, pejabat daerah, dan tokoh masyarakat, Jumat (13/3/2025).

Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama tersebut digelar di halaman kantor PCNU Banyuwangi dan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan serta konsolidasi organisasi.

Acara ini dihadiri para pengurus NU dari berbagai tingkatan, mulai dari pengurus cabang, Majelis Wakil Cabang (MWC), hingga pengurus ranting se-Kabupaten Banyuwangi. Hadir pula Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, jajaran Forkopimda, serta sejumlah tokoh politik dan masyarakat.

Ketua PCNU Banyuwangi, Ahmad Turmudi, mengatakan kebersamaan warga NU harus dilandasi keikhlasan tanpa kepentingan pribadi.

Baca juga: Layanan Kemoterapi di RSUD Blambangan Banyuwangi Segera Ditanggung BPJS Kesehatan

“Kebersamaan di Nahdlatul Ulama adalah kebersamaan yang dilandasi keikhlasan, kebersamaan yang berasal dari hati,” kata Turmudi.

Ia mengajak seluruh warga NU di Banyuwangi untuk terus berkhidmah dan memahami peran masing-masing dalam organisasi.

Menurutnya, setiap tingkatan kepengurusan memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, mulai dari ranting di tingkat desa, MWC di tingkat kecamatan, hingga PCNU di tingkat kabupaten.

“Maka kebersamaan yang absolut ini harus benar-benar kita pahami. Kita harus memahami satu sama lain. Ranting memiliki tugas kewilayahan, MWC juga demikian, begitu pula PCNU. Jika kita saling memahami tugas dan fungsi masing-masing, Insyaallah tidak akan terjadi kegaduhan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat soliditas organisasi NU di Banyuwangi.

Baca juga: Puncak Mudik H-3 Lebaran, 7.175 Penumpang Diprediksi Gunakan Bandara Banyuwangi

“Pertemuan ini adalah sebuah permulaan. Ke depan, soliditas dan konsolidasi organisasi, dari ranting sampai cabang, akan terus kita lakukan,” sambungnya.

Turmudi berharap program-program NU di Banyuwangi dapat berjalan dengan baik dan menjangkau hingga lapisan masyarakat paling bawah.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan apresiasi kepada NU atas perannya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

“NU adalah rumah besar umat, tempat nilai-nilai Islam dijaga dan dirawat dengan penuh kebijaksanaan, dengan keseimbangan antara tradisi dan kemajuan zaman,” ungkap Mujiono.

Ia menilai NU di Banyuwangi tumbuh kuat melalui peran pesantren, kiai, santri, dan masyarakat yang terus menjaga tradisi serta merawat kerukunan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved