Jumat, 10 April 2026

Ritual Seblang Olehsari Banyuwangi Kini ada Penari Baru, Digelar Selama 7 Hari

Ritual Seblang Olehsari Banyuwangi kembali digelar 23–29 Maret 2026 dengan penari baru, tradisi sakral tolak bala yang menarik wisatawan.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
ist/Humas Pemkab Banyuwangi
PENARI BARU-Ritual tarian adat Seblang Olehsari kembali digelar di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Tradisi kuno yang sarat unsur spiritual ini berlangsung selama tujuh hari berturut-turut, mulai Senin (23/3/2026) hingga 29 Maret 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Ritual Seblang Olehsari digelar di Desa Olehsari Banyuwangi pada 23–29 Maret 2026.
  • Tradisi ini merupakan ritual tolak bala dan bersih desa yang dilakukan setiap awal Syawal.
  • Penari baru tahun ini adalah Sayu Apriliani (20) yang menggantikan Putri Ramadhani.
  • Prosesi Seblang dikenal mistis karena penari menari dalam kondisi trance.
  • Ritual ini juga menjadi bagian dari Banyuwangi Festival dan menarik banyak wisatawan.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Ritual tarian adat Seblang Olehsari kembali digelar di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Tradisi kuno yang sarat unsur spiritual ini berlangsung selama tujuh hari berturut-turut, mulai Senin (23/3/2026) hingga 29 Maret 2026.

Seblang merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Banyuwangi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Setiap tahunnya, ritual ini tidak hanya menjadi bagian penting dari tradisi desa, tetapi juga menarik perhatian ribuan wisatawan yang datang untuk menyaksikan prosesi sakral tersebut.

Baca juga: Lokasi Strategis, Posko Gotong Royong PDIP Banyuwangi Banyak Fasilitas Gratis bagi Pemudik

Bagi masyarakat Olehsari, Seblang bukan sekadar pertunjukan tari. Ritual ini merupakan bagian dari prosesi tolak bala dan bersih desa yang dipercaya mampu menjaga keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

Tradisi ini rutin dilaksanakan setiap awal bulan Syawal, sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus doa agar desa terhindar dari berbagai marabahaya.

Dalam prosesi Seblang, penari biasanya menari dalam kondisi tidak sadar atau trance. Masyarakat percaya kondisi tersebut terjadi karena sang penari dirasuki energi leluhur yang menuntun setiap gerakan tari.

Baca juga: Momen Bupati Ipuk Nobar Film Na Willa Bersama Puluhan Anak Yatim Banyuwangi

Fenomena inilah yang membuat ritual Seblang selalu menghadirkan suasana mistis sekaligus memikat bagi para penonton.

Debut Penari Baru

Salah satu daya tarik utama Seblang Olehsari tahun ini adalah hadirnya penari baru, yaitu Sayu Apriliani (20). Ia merupakan putri pasangan Muhammad Putra Wahyudi dan Irawati.

Sayu menjalani debutnya sebagai penari Seblang setelah menggantikan Putri Ramadhani, yang telah menunaikan tugasnya selama tiga tahun terakhir.

Baca juga: Terbanyak di Jatim, Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik 24 Jam

Pemilihan penari Seblang tidak dilakukan secara sembarangan. Selain harus berasal dari garis keturunan penari sebelumnya, proses penentuan penari juga melalui tahapan ritual dan pertimbangan supranatural sesuai tradisi setempat.

Bagian dari Banyuwangi Festival
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa tradisi Seblang merupakan bagian penting dari kekayaan budaya daerah yang harus terus dijaga.

“Banyuwangi sangat kaya akan tradisi adat dan budayanya. Kami akan tetap berupaya melestarikan tradisi ini sebagai warisan leluhur,” kata Ipuk.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Seblang Olehsari juga masuk dalam rangkaian agenda Banyuwangi Festival yang setiap tahun menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Selain telah menjadi tradisi masyarakat, Seblang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berlibur di Banyuwangi selama libur Lebaran,” tambahnya.

Antusiasme Penonton

Kepala Desa Olehsari Joko Mukhlis mengaku bersyukur karena pelaksanaan ritual Seblang pada hari pertama berjalan lancar.

“Saya sangat bersyukur ritual adat Seblang Olehsari tahun ini berlangsung lancar. Ritual sakral ini dapat disaksikan oleh masyarakat luas, baik warga lokal maupun luar Banyuwangi,” ujar Joko.

 


Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved