Sabtu, 25 April 2026

Kebakaran Gudang Sabut Kelapa di Banyuwangi, Diduga Akibat Putung Rokok

Gudang sabut kelapa di Banyuwangi terbakar, diduga akibat putung rokok. Tidak ada korban, kerugian masih dihitung.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Aflahul Abidin
KEBAKARAN - Petugas Damkarmat Banyuwangi memadamkan api di gudang sabut kelapa di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi terbakar, Senin (13/4/2026) malam. Sumber api diduga berasal dari putung rokok yang dibuang sembarangan. 

Ringkasan Berita:
  • Gudang sabut kelapa di Desa Sraten, Banyuwangi terbakar Senin malam
  • Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 WIB dan padam dalam 1,5 jam
  • Api diduga berasal dari putung rokok yang dibuang sembarangan
  • Petugas Damkarmat mengerahkan dua unit mobil pemadam
  • Tidak ada korban jiwa, kerugian masih dalam proses perhitungan

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Kebakaran gudang penyimpanan sabut kelapa di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Senin (13/4/2026) malam. Peristiwa ini diduga dipicu oleh putung rokok yang dibuang sembarangan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Edy Supriyono, menjelaskan bahwa gudang yang terbakar merupakan milik UD Sumber Kelapa, usaha milik Mahmudi, warga setempat.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Api baru berhasil dipadamkan sekitar 1,5 jam kemudian setelah petugas berjibaku di lokasi.

Gudang berukuran sekitar 15 x 10 meter tersebut dipenuhi tumpukan sabut kelapa, bahkan sebagian material meluber hingga ke bagian depan bangunan. Kondisi ini membuat api cepat membesar.

Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Mahpud yang melihat kepulan asap dari arah tumpukan sabut kelapa.

Baca juga: Bulog Banyuwangi Salurkan 4 Juta Kg Beras dan 847 Ribu Liter Migor untuk Program Bantuan Pangan 

“Saksi pun mendekati lokasi untuk melakukan pemadaman mandiri, namun api membesar dengan cepat,” ujar Edy, Selasa (14/4/2026).

Upaya pemadaman awal yang dilakukan warga tidak berhasil. Warga kemudian meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut ke petugas Damkarmat.

Setelah menerima laporan, tim pemadam langsung menuju lokasi dengan membawa dua unit mobil pemadam. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penyemprotan air dan mengurai tumpukan sabut kelapa.

“Saat tiba di lokasi, tim melakukan penyemprotan air ke dalam tumpukan sabut kelapa karena masih terdapat bara api yang menyala di bagian dalam. Selain itu, petugas juga mengurai tumpukan tersebut guna mematikan titik api,” jelasnya.

Baca juga: Banyuwangi Kembali Jadi Destinasi Wisata Artis, The Dudas -1 Kunjungi Sejumlah Tempat

Setelah api utama berhasil dipadamkan, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

Tim investigasi juga melakukan pengecekan struktur bangunan serta material sabut kelapa guna memastikan keamanan lokasi.

“Selanjutnya, tim investigasi melakukan pengecekan struktur bangunan maupun sabut kelapa untuk memastikan tidak adanya potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa dan memastikan penyebab kebakaran serta taksiran kerugian materi,” tambah Edy.

Hasil sementara menunjukkan bahwa kebakaran diduga berasal dari putung rokok yang dibuang sembarangan. Hingga kini, total kerugian materi masih dalam proses perhitungan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved