KA Sangkuriang Bandung-Banyuwangi Resmi Beroperasi, Akses Wisata Makin Mudah
KA Sangkuriang rute Bandung–Banyuwangi resmi beroperasi, dorong pariwisata dan konektivitas Jawa.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- KA Sangkuriang rute Bandung–Banyuwangi resmi beroperasi sejak 1 Mei 2026
- Melintasi Yogyakarta, Solo, dan Surabaya dengan durasi perjalanan 17,5 jam
- Menyediakan tiga kelas layanan dengan total kapasitas 456 penumpang
- Okupansi perdana mencapai 109 persen, menunjukkan minat tinggi masyarakat
- Diharapkan mendorong pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Akses menuju Banyuwangi kini semakin mudah setelah PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi meluncurkan KA Sangkuriang dengan rute Bandung–Banyuwangi. Kereta ini mulai beroperasi pada 1 Mei 2026 dan melayani perjalanan lintas kota melalui Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.
Peluncuran rute baru ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas menuju Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut positif kehadiran layanan tersebut. Ia menilai koneksi langsung dengan Bandung akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Baca juga: IPM Terus Meningkat, Mendikdasmen Pilih Banyuwangi untuk Memperingati Hardiknas
"Alhamdulillah, konektivitas antara Banyuwangi dengan kota-kota besar di Pulau Jawa semakin bertambah. Setelah Jakarta dan Malang, kini kita terhubung langsung dengan Bandung yang notabene juga kota wisata nasional. Kami berharap ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi," ujar Ipuk saat pelepasan perdana di Stasiun Ketapang, Sabtu (2/5/2026).
Jadwal
KA Sangkuriang menempuh perjalanan sekitar 1.002 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 17 jam 30 menit.
Vice President KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menjelaskan jadwal keberangkatan kereta sebagai berikut:
- Berangkat dari Ketapang (Banyuwangi): pukul 15.00 WIB, tiba di Bandung pukul 08.30 WIB
- Berangkat dari Bandung: pukul 14.45 WIB, tiba di Ketapang pukul 06.52 WIB
KA Sangkuriang menyediakan tiga kelas layanan dengan total kapasitas 456 tempat duduk, terdiri dari:
- 1 kereta Compartment Suites (16 kursi privat)
- 4 kereta eksekutif stainless steel (200 kursi)
- 3 kereta ekonomi premium (240 kursi)
Baca juga: Kuntulan Ewon Libatkan 1.100 Siswa di Hardiknas Banyuwangi, Menteri Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadir
Selain itu, tersedia kereta restorasi untuk layanan makanan serta kereta pembangkit guna menunjang operasional.
Pada perjalanan perdana, tingkat okupansi mencapai 109 persen dengan total 495 penumpang. Compartment Suites 75 persen, Eksekutif 95 % , dan Ekonomi premium 123 % (termasuk penumpang parsial/dinamis).
"Semoga ke depan okupansi KA Sangkuriang berlanjut bagus dan bisa mendukung pariwisata dari kota-kota yang terhubung," ujar Hengky.
Salah satu daya tarik utama KA Sangkuriang adalah fasilitas modern, terutama pada kelas Compartment Suites. Penumpang mendapatkan berbagai layanan premium seperti:
- Kursi reclining hingga 180 derajat
- Privasi kabin
- Fitur pijat (massage)
- Televisi pribadi
- Leg rest
- Layanan makanan dan minuman eksklusif
Fasilitas ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal, khususnya untuk perjalanan jarak jauh.
Baca juga: Budidaya Lele Sistem Air Jernih ala Pemuda Banyuwangi, Omzet Tembus Ratusan Juta
Salah satu penumpang, Edo Permana (27), menilai kehadiran KA Sangkuriang membawa dampak positif karena menghubungkan dua kota wisata besar.
"Layanannya bagus, terutama di kelas suite kompartemen. Full service, dapat makan, fasilitas di dalam kabin juga lengkap," ujarnya.
Edo mengaku menikmati perjalanan perdananya dari Bandung ke Banyuwangi. Selama singgah, ia sempat mencicipi kuliner khas daerah.
"Saya memang suka bepergian. Apalagi Banyuwangi, kulinernya enak-enak, wisatanya juga bagus-bagus. Kalau ke Banyuwangi saya paling suka nasi tempong," katanya.
Dengan hadirnya KA Sangkuriang, Banyuwangi kini semakin terhubung dengan kota-kota besar di Pulau Jawa. Pemerintah daerah berharap konektivitas ini tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan kunjungan wisatawan serta aktivitas ekonomi lokal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/BERANGKAT-KAI-Sangkuriang.jpg)