Wisatawan Banyuwangi Tembus 51 Ribu saat Long Weekend Awal Mei 2026
Libur panjang awal Mei 2026, Hari Buruh, kunjungan wisata Banyuwangi hingga 51 ribu wisatawan dan okupansi hotel tembus 100 persen.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- 51.575 wisatawan berkunjung ke Banyuwangi selama libur 1–3 Mei 2026
- Wisatawan domestik mendominasi, mencapai lebih dari 50 ribu orang
- Argo Wisata Tamansuruh jadi destinasi paling ramai dikunjungi
- Okupansi hotel meningkat hingga 80–100 persen
- Pemda berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur wisata
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Banyuwangi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang akhir pekan pada 1–3 Mei 2026.
Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, total 51.575 wisatawan tercatat berkunjung dalam tiga hari. Mayoritas merupakan wisatawan domestik sebanyak 50.719 orang, sementara wisatawan mancanegara tercatat 856 orang.
Baca juga: Banyuwangi Dipuji Kemen PPA, Pelopor Gerakan Penurunan Angka Kematian Ibu
Wisata Favorit
Sejumlah destinasi unggulan menjadi magnet utama kunjungan wisatawan. Yang paling ramai adalah Argo Wisata Tamansuruh (AWT) di Kecamatan Glagah, dengan total 8.037 pengunjung. Destinasi ini sebelumnya mengalami proses rebranding yang turut meningkatkan daya tariknya.
Selain itu, Hutan De Djawatan juga mencatat angka kunjungan tinggi, yakni 7.254 wisatawan. Hutan dengan pohon trembesi yang ikonik ini dikenal memiliki lanskap unik yang kerap disebut mirip hutan dalam film fantasi.
Baca juga: Ringankan Beban 6.500 Pedagang, Pemkab Banyuwangi Gratiskan Retribusi Pasar Setiap Sabtu dan Minggu
Destinasi lain yang tak kalah diminati adalah Pantai Marina Boom, yang dikunjungi oleh 5.883 wisatawan selama periode yang sama.
Plt Kepala Disbudpar Banyuwangi, Hartono, menyebut tingginya angka kunjungan ini menegaskan posisi Banyuwangi sebagai salah satu tujuan wisata unggulan.
"Ini juga membuktikan bahwa diversitas destinasi Banyuwangi mulai dari wisata buatan, alam, hingga pantai, tetap menjadi daya tarik utama," kata Hartono, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur untuk menunjang kenyamanan wisatawan.
"Banyuwangi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan standar wisata agar setiap pengunjung mendapatkan pengalaman yang aman, nyaman, dan berkesan selama berada di sini," ujarnya.
Baca juga: KA Sangkuriang Bandung-Banyuwangi Resmi Beroperasi, Akses Wisata Makin Mudah
Dampak ke Sektor Perhotelan
Lonjakan wisatawan turut berdampak langsung pada sektor perhotelan. Selama periode libur panjang, tingkat okupansi hotel dan penginapan di Banyuwangi dilaporkan meningkat signifikan, berada di kisaran 80 hingga 100 persen.
| Harmoni Tripartit Terjaga, May Day Pasuruan Dirayakan Lewat Fun Walk Bersama |
|
|---|
| Pemkab Jember Rayakan Hari Buruh dengan Doa Bersama Para Pekerja dan Pengusaha |
|
|---|
| Peringati Hari Buruh, Migrant Care Ingatkan Magang Pendidikan Keluar Negeri Modus baru TPPO |
|
|---|
| Pesona Senja Glenmore Banyuwangi, Ngopi di Kaki Gunung Raung Sambil Nikmati Sunset |
|
|---|
| Kunjungan Wisata Banyuwangi Tembus 3,67 Juta Sepanjang 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Banyuwangi-wisata.jpg)