Minggu, 31 Mei 2026

Ansor Night Fun Run, Ratusan Pelari Susuri Jejak Sejarah Berdirinya Ansor Banyuwangi

Ansor Night Fun Run 5K di Banyuwangi diikuti 700 peserta. Event ini mengajak pelari menelusuri jejak sejarah pendiri GP Ansor.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Aflahul Abidin
Ansor Night Fun Run 5K yang digelar Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Banyuwangi dalam rangka memperingati Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor ke-92 berlangsung meriah pada Sabtu malam (30/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Ansor Night Fun Run 5K di Banyuwangi diikuti 700 peserta dari berbagai daerah.
  • Event digelar dalam rangka memperingati Harlah GP Ansor ke-92.
  • Peserta diajak menelusuri lokasi bersejarah terkait pendirian GP Ansor dan perjuangan Kyai Saleh Lateng.
  • Kegiatan memadukan olahraga, edukasi sejarah, dan penguatan kebersamaan generasi muda.
  • Acara juga menghadirkan Pasar Sahabat yang melibatkan sekitar 20 UMKM binaan Ansor Banyuwangi.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Ansor Night Fun Run 5K yang digelar Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Banyuwangi dalam rangka memperingati Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor ke-92 berlangsung meriah pada Sabtu malam (30/5/2026).

Sebanyak 700 peserta yang terdiri dari kader Ansor, badan otonom NU, dan masyarakat umum yang ikut dalam event ini diajak mengenal sejarah perjuangan para pendiri Ansor melalui rute yang dilalui.

Start di Gesibu Blambangan, rute 5 kilometer itu melewati sejumlah titik mulai kawasan kelahiran Kyai Saleh Lateng di Kelurahan Lateng, Masjid Agung Baiturrahman, kawasan perliman, hingga finish di Taman Blambangan.

Baca juga: Garang saat Pamer Celurit di Konvoi, Ketua Geng Motor Brutaliti Banyuwangi Menangis di Kantor Polisi

Ketua Ansor RUN, Dani Ainur Rofiq mengatakan terdapat jejak perjuangan salah satu pendiri GP Ansor, yakni Kyai Saleh Lateng. Bersama KH Abdul Wahab Chasbullah, beliau menjadi ulama penting dalam berdirinya GP Ansor yang dideklarasikan di Banyuwangi pada 24 April 1934.

"Jadi napak tilas sejarah itu kita kemas kekinian melalui event lari ini, sebagai upaya mengenalkan sejarah perjuangan pendiri GP Ansor kepada generasi muda," ujar Dani.

Ia menambahkan, antusiasme peserta terhadap event ini cukup tinggi. Selain dari Banyuwangi, sejumlah peserta juga datang dari berbagai daerah seperti Indramayu, Ponorogo, Pasuruan, Situbondo, dan beberapa kota lain.

Baca juga: Banyuwangi Kembali Raih Opini WTP 14 Berturut-turut dari BPK

Ketua GP Ansor Banyuwangi, Arvy Rizaldy, mengapresiasi ide kreatif kader Ansor Banyuwangi yang mampu mengemas napak tilas sejarah dengan konsep yang lebih modern dan dekat dengan anak muda.

"Ini menjadi inisiatif yang bagus dan bisa menjadi culture baru bagi generasi muda. Selain sehat lewat olahraga, juga ada nilai sejarah dan kebersamaan yang dibangun dalam event ini," ujar Arvy.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi Dwi Handayani turut mendukung kegiatan tersebut karena sejalan dengan penguatan pemuda.

"Dispora sangat mendukung agenda ini, karena selaras dengan visi pembangunan ketahanan jasmaniah dan mentalitas pemuda," terang Yani.

Yani menyebut, kegiatan tersebut menjadi refleksi spiritual mengenang perjuangan pendiri GP Ansor sekaligus mendorong kemandirian ekonomi dan kesehatan jasmani kader muda. Karena selain olahraga lari, acara juga diramaikan oleh Pasar Sahabat yang melibatkan sekitar 20 UMKM binaan Ansor.

"Night Fun Run 5K bukan sekadar mengejar garis finish, tetapi sebagai simbol langkah konsisten pemuda untuk bergerak maju," kata Yani.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved