Rabu, 29 April 2026

Gempa Banyuwangi

Gempa Banyuwangi Hingga ke Bondowoso, Warga Panik Berhamburan

Gempa M5,7 Banyuwangi terasa hingga Bondowoso, warga panik berhamburan. BMKG pastikan tanpa kerusakan serius.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
Laman BMKG
GEMPA: Peta titik gempa berdasarkan laman BMKG. BMKG mencatat, gempa berkekuatan 5,7 skala richter terjadi tepatnya pukul 16.04 WIB. di 46 kilometer (km) timur laut Banyuwangi. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Gempa bumi berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali, Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 16.04 WIB. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 40 kilometer timur laut Banyuwangi dengan kedalaman 12 kilometer.

Hingga pukul 16.40 WIB, BMKG melaporkan adanya lima gempa susulan dengan magnitudo terbesar 3,3. Meski tidak menimbulkan kerusakan serius, getarannya dirasakan cukup kuat hingga Kabupaten Bondowoso, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Banyuwangi, Tak Berpotensi Tsunami

Sejumlah warga Bondowoso merasakan getaran gempa yang cukup mengagetkan. Sutarsih, warga Desa Kembang, Kecamatan Tlogosari, menceritakan pengalamannya saat gempa terjadi.

"Saya merangkak, panik. Cari tongkat kaki tidak ketemu," ujar Sutarsih, yang saat itu sedang beristirahat setelah menjalani pengobatan akibat kecelakaan.

Cerita serupa disampaikan Nur Alifah Bahsa, warga Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang. Ia mengatakan seluruh penghuni perumahannya segera lari keluar rumah saat guncangan terasa.

Baca juga: Bondowoso Dapat Tambahan Rp 35 Miliar dari PUPR untuk Perbaikan Jalan Rusak

"Semua ke luar rumah karena kaget kan, panik. Gak sampek dua menit, tapi kerasa banget gempanya," jelas Nur Alifah.

Kepala Bidang Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, menegaskan hingga pukul 17.08 WIB pihaknya belum menerima laporan kerusakan dari desa maupun kecamatan.

"Barusan coba koordinasi, belum ada laporan sampai sekarang," ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

"Jangan mudah terprovokasi hoaks. Tetap tenang," tegas Tugas Riski.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved