Selasa, 19 Mei 2026

Berita Bondowoso

Hujan Es dan Puting Beliung Terjang 5 Desa di Bondowoso

Puting beliung dan hujan es terjang 5 desa di Bondowoso, sejumlah rumah dan dapur SPPG terdampak.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
ist
ANGIN KENCANG — Tim BPBD bersama unsur gabungan mengevakuasi pohon tumbang di Desa Jambeanom, Kecamatan Jambesari DS, Bondowoso, Kamis (4/12/2025). Lima desa di dua kecamatan terdampak hujan es dan angin puting beliung. 
Ringkasan Berita:
  • Hujan es dan angin puting beliung terjang lima desa di Bondowoso.
  • Sejumlah rumah dan pohon tumbang, termasuk dapur SPPG di Tegalpasir.
  • Evakuasi dilakukan oleh TNI, Polri, BPBD, PMI, Damkar, dan pemerintah setempat.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso – Hujan es disertai angin puting beliung menerjang lima desa di Kabupaten Bondowoso pada Kamis (4/12/2025). Bencana ini terjadi di wilayah Kecamatan Jambesari Darus Sholah dan Kecamatan Pujer.

Desa yang terdampak di Kecamatan Jambesari DS antara lain Desa Jambesari, Jambeanom, Pengarang, Tegalpasir, Sumber Jeruk, serta Pucang Anom. Sementara di Kecamatan Pujer, dampak dirasakan di Desa Mengok.

Akibat angin kencang, sejumlah pohon tumbang ke badan jalan dan menimpa rumah warga. Selain itu satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Beddien, Desa Tegalpasir, mengalami kerusakan setelah bagian atapnya tersapu angin.

Baca juga: Tiket Penerbangan Jember–Bali Mulai Rp 850 Ribu, Terbang Tiga Kali Seminggu

Kepala Bidang Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Logistik BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Ada lima desa, kita masih mendata rumah-rumah yang terdampak,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa tim BPBD dan unsur terkait masih berada di lapangan untuk melakukan evakuasi pohon tumbang.

“Tadi hujannya siang,” jelasnya singkat.

Pantauan di lapangan menunjukkan tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, PMI, Damkar, pemerintah desa, hingga kecamatan melakukan evakuasi di Desa Tegalpasir, meski sempat terkendala pemadaman listrik pada pukul 18.01 WIB.

Baca juga: Sempat Jadi Incaran Inter Milan, Jay Idzes Kini Masuk Radar AC Milan

Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan jumlah rumah rusak, pohon tumbang, dan fasilitas umum yang terdampak masih berlangsung.

Salah satu warga Desa Jambeanom, Hanifah (43), menceritakan momen saat hujan es terjadi.

“Hujan deras mulai jam 14.00 WIB. Tiga puluh menit kemudian angin kencang. Setelah lima menit langsung puting beliung sama esnya. Esnya bulat-bulat tadi,” tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved