Berita Bondowoso
Permintaan Tinggi dari Rumah Sakit, Stok Darah PMI Bondowoso Menipis
Stok darah PMI Bondowoso menipis akibat tingginya permintaan dari rumah sakit di Bondowoso dan 6 daerah jejaring.
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Stok darah PMI Bondowoso menipis dengan total 125 kantong tersedia
- Permintaan tinggi berasal dari Bondowoso dan 6 daerah jejaring lainnya
- Kebutuhan darah terbanyak untuk operasi, cuci darah, kemoterapi, dan thalassemia
- PMI aktif menggelar donor darah dan menghubungi 5.423 pendonor aktif
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Permintaan tinggi dari rumah sakit, membuat stok darah di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Bondowoso mulai menipis.
Data PMI Bondowoso hingga Sabtu (13/12/ 2025) total stok darah yang tersedia sebanyak 125 kantong. Rinciannya, golongan darah A sebanyak 58 kantong, B 27 kantong, O 19 kantong, dan AB 21 kantong.
Ketua PMI Bondowoso, Juni Sukarno, mengatakan kondisi tersebut bukan berarti stok darah habis, melainkan dalam status menipis akibat lonjakan permintaan.
“Jadi bukan tidak ada, tapi menipis,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (13/12/2025).
Baca juga: DPMD Bondowoso Inventarisasi Tanah Kas Desa, Percepatan Gerai Koperasi Merah Putih
PMI Bondowoso tidak hanya melayani kebutuhan darah untuk rumah sakit pemerintah dan swasta di wilayah Bondowoso. Namun juga menjadi bagian dari jejaring layanan darah untuk enam kabupaten/kota lain, yakni Jember, Banyuwangi, Lumajang, Situbondo, Probolinggo, dan Kota Probolinggo.
Dia mengatakan penggunaan darah penanganan medis merupakan kewenangan pihak rumah sakit. Namun, berdasarkan catatan PMI, permintaan darah dalam beberapa waktu terakhir paling banyak digunakan untuk operasi penyakit dalam, hemodialisis (cuci darah), kemoterapi, serta penanganan pasien thalassemia.
“Rumah sakit yang tahu,” kata Juni, yang tercatat telah melakukan donor darah lebih dari 70 kali.
Baca juga: Kunjungan Wisatawan Bondowoso 2025 Naik, Kawah Ijen Masih Jadi Magnet Utama
Untuk mengantisipasi kekurangan stok, PMI Bondowoso saat ini aktif menggelar kegiatan donor darah dengan mengerahkan mobil unit donor ke berbagai wilayah.
PMI juga secara berkala menghubungi 5.423 pendonor darah aktif yang terdaftar.
Pendonor aktif yang dimaksud adalah mereka yang rutin mendonor setiap dua bulan sekali, serta pendonor dengan kategori usia tertentu yang dijadwalkan satu kali dalam setahun.
Baca juga: Kasus Kekerasan pada Anak Meningkat di Bondowoso, 30 Ditangani Kejaksaan Sepanjang 2025
“Event-event tertentu kita selalu, kemarin HKN. Jadi meskipun kita punya jadwal sendiri, kita bisa dua kali sehari,” terangnya.
Juni juga mengingatkan donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pendonor.
Melalui proses skrining darah, pendonor secara tidak langsung dapat mendeteksi empat jenis penyakit, yakni HIV/AIDS, Hepatitis B, Hepatitis C, dan sifilis.
“Jika ada yang terdeteksi salah satu penyakit ya dimusnahkan,” pungkasnya.
(TribunJatimTimur.com)
stok darah PMI Bondowoso
donor darah Bondowoso
PMI Bondowoso
kebutuhan darah rumah sakit
stok darah menipis
TribunJatimTimur.com
| Terimbas Isu Aturan MBG, Harga Semangka Turun Tipis Meski Panen Raya 2,5 Ton di Bondowoso |
|
|---|
| Tata Masa Depan UMKM Bondowoso Go Global, Diskoperindag Gelar Pekan PLUT KUMKM |
|
|---|
| 2 Tahun Masuk DPO, Pelaku Pengeroyokan hingga Tewas di Bondowoso Tertangkap |
|
|---|
| Perbaikan Jembatan Garuda Perintis Sukowiryo Bondowoso, Dibangun Sejak 1880 dan Kini Diperbaiki TNI |
|
|---|
| Program Jembatan Garuda Perintis, Penghubung Desa di Bondowoso yang Ada Sejak 1880-an Kini Direnov |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/DONOR-DARAH-Seorang-warga-Bondowoso.jpg)