Jumat, 12 Juni 2026

Hilal Tak Terlihat di Bondowoso, Tertutup Awan dan Hujan

Pemantauan hilal di Bondowoso tidak terlihat karena terkendala cuaca, hasil hisab sebut belum memenuhi kriteria rukyat.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Sinca Ari Pangistu
RUKYATUL HILAL - Tim rukyatul hilal Kemenag Bondowoso dan Lembaga Falaqiyah PCNU Bondowoso saat melakukan pemantauan dan dilaporkan pada pemerintah pusat, pada Kamis (18/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Rukyatul hilal di Bondowoso terkendala hujan dan awan tebal
  • Hilal tidak terlihat di lokasi pemantauan
  • Hisab menunjukkan tinggi hilal sekitar 1 derajat 47 menit
  • Belum memenuhi kriteria imkanur rukyat
  • Hasil diserahkan ke sidang isbat untuk penentuan Lebaran

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Tim rukyatul hilal Kementerian Agama (Kemenag) Bondowoso pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah, Kamis (19/3/2026). Proses rukyat berlangsung dalam kondisi cuaca yang kurang mendukung karena hujan dan awan tebal.

Pemantauan dilakukan di rooftop Masjid Agung At Taqwa Bondowoso bersama Lembaga Falakiyah PCNU Bondowoso

Al Hasib Kemenag Bondowoso, Suharyono, menjelaskan secara kriteria imkanur rukyat, hilal dapat dinyatakan terlihat apabila berada pada ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Baca juga: Hasil Kemenag Jatim Pantau Hilal di Kabupaten Probolinggo, Awan Mendung dan Hilal Tak Terlihat

Di lokasi pemantauan, hilal tidak dapat diamati karena tertutup awan mendung yang cukup tebal.

"Di ufuk barat ini ternyata tertutup awan mendung yang sangat tebal. Karena dipengaruhi hujan," ungkapnya.

Meski demikian, berdasarkan perhitungan metode hisab, posisi hilal di wilayah Bondowoso diperkirakan hanya berada di ketinggian sekitar 1 derajat 47 menit.

Baca juga: Hilal Tak Tampak di Bondowoso, Kemenag dan Lembaga Falakiyah NU Imbau Tunggu Sidang Isbat

Dengan kondisi tersebut, secara perhitungan astronomi, hilal memang dinilai belum memenuhi syarat untuk dapat terlihat.

Suharyono menegaskan tim di daerah hanya bertugas melakukan pemantauan dan melaporkan hasilnya ke pusat, bukan untuk menentukan keputusan awal bulan Hijriah.

"Kita tidak boleh mengumumkan, tapi kita sudah melakukan penghitungan hisab," tambahnya.

Hasil pemantauan ini selanjutnya akan dilaporkan ke Kemenag RI dan PBNU sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved