Berita Bondowoso
Berkat MBG, Ribuan Telur Bebek dari Peternak Asal Desa Pengarang Bondowoso Terserap
Telur bebek milik peternak asal Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Bondowoso, terserap oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Luky Setiyawan
Ringkasan Berita:
- Telur bebek milik peternak asal Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Bondowoso, terserap oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Dalam sepekan, telur bebek dikirim ke delapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bondowoso, dengan setiap dapur meminta pasokan kurang lebih 2.500 butir telur.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso – Telur bebek milik peternak asal Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Bondowoso, terserap oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penyerapan ini meningkat signifikan, terutama saat musim Ramadan yang menyajikan menu keringan.
Dalam sepekan, telur bebek dikirim ke delapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bondowoso.
Setiap dapur meminta pasokan kurang lebih 2.500 butir telur.
Baca juga: Pemkab Jember Siapkan BUMD Pangan untuk Suplai Program MBG
Baca juga: Hingga Akhir Maret 2026, Baru 52 dari 209 Desa di Bondowoso yang Cairkan Dana Desa
Abdul Azis, salah seorang peternak, mengaku sebutir telur bebek miliknya dihargai Rp2.500 oleh pihak SPPG.
"Pihak MBG mengambil dengan harga sampai Rp2.500 per butir," ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (29/3/2026).
Tingginya permintaan saat itu membuat Azis harus memutar otak untuk memenuhi kuota.
Ia pun bekerja sama dengan beberapa mitra peternak telur bebek dari kecamatan lain.
Langkah ini diambil karena 1.800 ekor bebek miliknya juga harus memenuhi permintaan pasar ke Probolinggo, Besuki, dan wilayah sekitar Bondowoso.
Tantangan lainnya adalah cuaca hujan selama Ramadan lalu yang menyebabkan produksi telur menurun drastis hingga 65 persen. Rata-rata produksi yang biasanya mencapai 80 butir per 100 ekor bebek menjadi berkurang jauh.
"Kalau saat Ramadan, memang cari telur bebek itu susah," tambahnya.
Kini, Azis belum mengetahui secara pasti kapan akan memasok kembali ke dapur SPPG.
Berdasarkan informasi yang ia terima, Rencana Anggaran Biaya (RAB) SPPG saat ini belum mencantumkan kebutuhan telur bebek atau telur asin.
Kendati harga di tingkat SPPG saat ini menurun menjadi Rp2.300 per butir, Azis tetap berharap adanya keberlanjutan serapan telur bebek dan telur asin dari para peternak lokal.
Di sisi lain, pria yang akrab disapa Cak Azis ini berharap Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso terus meningkatkan dukungan kepada para peternak, sebagaimana yang telah dilakukan selama ini.
| Danu Kaget Temukan Jenazah di Saluran Irigasi, Jadi Buah Bibir Warga Tenggarang Bondowoso |
|
|---|
| Sosok Mr X yang Ditemukan Tergeletak di Jalan Sukowiryo Bondowoso Akhirnya Terungkap |
|
|---|
| Pemerintah Daerah Bondowoso Beri 15.300 Buruh Tani Tembakau Jaminan Sosial |
|
|---|
| 41 Truk Didistribusikan untuk Koperasi Merah Putih di Bondowoso |
|
|---|
| Harga BBM Non-Subsidi Resmi Naik, Pengawas SPBU di Bondowoso Prediksi Konsumen Ganti Bahan Bakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Sejumlah-telur-bebek-produksi-Abdul-Azis-peternak-asal-Desa-Pengarang-Bondowoso.jpg)