Selasa, 5 Mei 2026

Berita Bondowoso

Warga Bondowoso Tewas Tersambar Petir Saat Santai di Dalam Rumah

Warga Bondowoso meninggal tersambar petir saat bersantai di dalam rumahnya di Botolinggo.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
ist/BPBD Bondowoso
KESAMBAR PETIR- Tim BPBD Bondowoso saat melakukan asesmen di rumah korban meninggal dunia di Kecamatan Botolinggo, akibat tersambar petir, pada Minggu (29/3/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Desa Klekean, Botolinggo, Bondowoso meninggal dunia akibat tersambar petir saat cuaca ekstrem.
  • Korban sebelumnya pulang dari sawah saat hujan deras dan angin kencang terjadi.
  • Petir menyambar korban saat berada di ruang tamu rumahnya bersama kerabat.
  • Cuaca ekstrem juga merusak dua rumah warga di Desa Gayam.
  • BPBD mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa pancaroba.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Seorang warga Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, meninggal dunia setelah tersambar petir saat berada di ruang tamu rumahnya, Minggu (29/3/2026).

Korban diketahui bernama Maryema (66), warga setempat. Jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menjelaskan bahwa saat kejadian korban sebelumnya berada di sawah.

Ketika hujan deras disertai angin kencang mulai turun, korban memutuskan untuk pulang ke rumah.

Baca juga: Foto Pimpinan Daerah Bondowoso Ramai Dipakai untuk Penipuan via WA, Diskominfo Minta Warga Waspada 

Namun nahas, setelah tiba di rumah dan berada di ruang tamu bersama kerabat serta saksi, petir tiba-tiba menyambar dan mengenai korban.

"Salah satu penduduk terkena petir dan meninggal dunia," kata Kristianto saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).

Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat sambaran petir tersebut.

Pasca kejadian, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bondowoso langsung melakukan asesmen ke rumah korban.

BPBD juga menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga korban serta mengajukan santunan kematian akibat bencana kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Berkat MBG, Ribuan Telur Bebek dari Peternak Asal Desa Pengarang Bondowoso Terserap

Dua Rumah Rusak

Selain kejadian sambaran petir, cuaca ekstrem yang terjadi di Kecamatan Botolinggo juga menyebabkan kerusakan rumah warga.

Menurut Kristianto, hujan deras disertai angin kencang melanda dua desa, yakni Desa Klekean dan Desa Gayam.

Di Desa Gayam, sedikitnya dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.

"Ada dua rumah yang terdampak. Hari ini kita lakukan asesmen dan memberikan bantuan sesuai tingkat kerusakannya," ujarnya.

Baca juga: Hingga Akhir Maret 2026, Baru 52 dari 209 Desa di Bondowoso yang Cairkan Dana Desa

Kristianto menambahkan, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini diperkirakan datang lebih cepat, berlangsung lebih lama, dan terasa lebih panas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved