Pelajar SMKN 3 Bondowoso Berhasil Konversi Motor BBM Jadi Listrik, Bisa Tempuh 65 Km
Pelajar SMKN 3 Bondowoso ciptakan motor listrik TERMOS dari konversi motor BBM, jarak tempuh hingga 65 km.
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Pelajar SMKN 3 Bondowoso menciptakan motor listrik bernama TERMOS.
- Motor ini merupakan hasil konversi dari sepeda motor BBM menjadi kendaraan listrik.
- Menggunakan dinamo BLDC dan baterai dengan waktu pengisian sekitar 3 jam.
- Jarak tempuh motor mencapai 50–65 km dengan kecepatan hingga 70 km/jam.
- Pemkab Bondowoso berencana mendukung pengembangan dengan hibah motor dinas untuk dikonversi.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Di tengah isu penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat perang Timur Tengah, pelajar SMKN 3 Bondowoso, Jawa Timur, berhasil mengkonversi motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik ramah lingkungan, yang diberi nama TERMOS (Technology Electric Motor System).
Kepala SMKN 3 Bondowoso, Daris Wibisono, mengatakan inovasi tersebut dikembangkan oleh para siswa dengan mengganti sejumlah komponen utama pada motor konvensional.
“Siswa kami berhasil mengkonversi motor BBM jadi motor listrik ramah lingkungan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Pemkab Probolinggo Galakkan Bike to Work, Gus Haris: Hemat BBM Sekaligus Hidup Sehat
Menggunakan Dinamo dan Baterai
Dalam proses konversi tersebut, bagian ruang bahan bakar pada motor diganti dengan komponen listrik berupa BLDC (Brushless Direct Current) atau dinamo serta baterai sebagai sumber energi.
Dengan sistem tersebut, motor TERMOS tidak lagi menghasilkan emisi gas buang seperti kendaraan berbahan bakar minyak.
Selain lebih ramah lingkungan, motor listrik ini juga dilengkapi fitur pengaturan kecepatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara.
“Kecepatannya bisa dikontrol sesuai keinginan, dan juga bisa berjalan mundur,” jelas Daris.
Baca juga: Pemkab Jember Siapkan Pembelajaran Daring, Antisipasi Kebijakan Hemat BBM
Tempuh 65 Kilometer
Motor listrik TERMOS memiliki beberapa mode pengaturan kecepatan yang memungkinkan pengguna menyesuaikan performa kendaraan.
Untuk pengisian daya, baterai motor ini membutuhkan waktu sekitar tiga jam dengan daya listrik sekitar 1,5 kilowatt.
Dalam kondisi baterai penuh, motor listrik tersebut mampu menempuh jarak sekitar 50 hingga 65 kilometer dengan kecepatan rata-rata 60 hingga 70 kilometer per jam.
Bupati Abdul Hamid Wahid, mengundang para siswa ke pendopo untuk melihat langsung sekaligus mencoba motor listrik tersebut, Selasa (31/3/2026).
Ia tampak menjajal kendaraan hasil konversi tersebut dengan berkeliling area pendopo.
“Saya sangat takjub dengan inovasi keren ini. TERMOS adalah bukti bahwa Bondowoso dengan generasi emasnya memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Jember Tunggu Instruksi Pusat soal WFH ASN untuk Penghematan BBM
Dukung Pengembangan
Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan inovasi tersebut.
Pemkab bahkan berencana menghibahkan aset sepeda motor dinas agar dapat dikonversi menjadi motor listrik TERMOS dan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional di lingkungan pemerintahan.
“Ini sangat membanggakan, luar biasa,” kata Hamid.
motor listrik SMKN 3 Bondowoso
inovasi TERMOS motor listrik
konversi motor BBM ke listrik
pelajar Bondowoso inovasi teknologi
Motor Listrik
| Gerakan Hemat BBM, ASN Bondowoso Bersepeda Puluhan Kilometer ke Kantor |
|
|---|
| Liburan di Beach Forest Situbondo, Anak 11 Tahun Dapat Hadiah Motor Listrik |
|
|---|
| Kendaaran Listrik Bakal Disubsidi Pemerintah, Begini Respon Bupati Lumajang |
|
|---|
| Pemkab Lumajang Belum Berencana Bangun Fasilitas Penunjang Pengisian Kendaraan Listrik Umum |
|
|---|
| Industri Otomotif Motor Listrik Mulai Masuk Lumajang, Wabup: Karena Tenaga Kerja Murah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/MOTOR-LISTRIK-Bupati-Bondowoso-Abdul-Hamid-Wahid.jpg)