KH Mohammad Hasan Abdul Mu'iz Resmi Pimpin PPP Bondowoso, Target Tambah 2 Kursi DPRD
KH Mohammad Hasan Abdul Mu'iz ditunjuk sebagai Ketua DPC PPP Bondowoso dan menargetkan sembilan kursi DPRD pada Pemilu mendatang.
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- DPP PPP menunjuk KH Mohammad Hasan Abdul Mu'iz sebagai Ketua DPC PPP Bondowoso.
- SK kepengurusan diserahkan oleh DPW PPP Jawa Timur di Surabaya.
- Abuya Hasan akan melakukan konsolidasi hingga tingkat PAC setelah pelantikan.
- PPP Bondowoso menargetkan penambahan dua kursi DPRD dari tujuh menjadi sembilan kursi.
- Penunjukan ketua dilakukan melalui mekanisme formatur dengan mempertimbangkan masukan para ulama dan masyayikh.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM,
Bondowoso - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menunjuk KH Mohammad Hasan Abdul Mu'iz sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Bondowoso.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Maliki, Koncer, yang akrab disapa Abuya Hasan tersebut menerima surat keputusan (SK) kepengurusan yang diserahkan oleh DPW PPP Jawa Timur di Surabaya, Rabu (10/6/2026).
Setelah pelantikan resmi, Abuya Hasan mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperkuat koordinasi dan konsolidasi organisasi hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Ia juga menegaskan bahwa proses pemilihan ketua tidak menimbulkan konflik di internal partai.
Baca juga: Sempat Ditekan untuk Cabut Laporan, Kasus Pemukulan Terhadap Perawat RSUD Bondowoso Tetap Lanjut
"Saya kira gesekan tidak ada. Kalau sekadar persaingan menjelang pemilihan, itu hal biasa," jelasnya.
Menurut Abuya Hasan, arahan utama dari DPP maupun DPW PPP saat ini adalah memperkuat partai agar kembali memiliki kursi di DPR RI pada Pemilu mendatang.
Di tingkat daerah, ia juga memasang target peningkatan perolehan kursi legislatif. Saat ini PPP memiliki tujuh kursi di DPRD Bondowoso, dan kepengurusan baru menargetkan tambahan dua kursi.
Baca juga: Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Warga Bondowoso Mulai Beralih ke Pertalite
"Tentu keberhasilan memimpin partai dilihat dari perolehan suara dan kursi di legislatif. Kami menargetkan setidaknya sembilan kursi dapat kita raih," ungkapnya.
Masukan Ulama
Sekretaris DPC PPP Bondowoso terpilih, Ahmadi, menjelaskan penetapan ketua dilakukan melalui mekanisme yang telah disepakati pasca Musyawarah Cabang (Muscab).
Setelah Muscab, dibentuk tim formatur yang terdiri atas dirinya, empat perwakilan PAC, serta masing-masing satu perwakilan dari DPW dan DPP PPP.
Sesuai komitmen yang dibangun setelah Muscab, tim formatur menyerahkan penentuan Ketua DPC kepada para ulama dan masyayikh untuk memperoleh masukan.
"Selama tenggat waktu sepekan, kami meminta masukan, saran, dan pendapat para ulama. Hasilnya, berdasarkan saran dan masukan para masyayikh, Abuya Hasan yang direstui untuk memimpin PPP Bondowoso," kata Ahmadi.
Baca juga: Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Warga Bondowoso Mulai Beralih ke Pertalite
Ia menjelaskan rekomendasi para masyayikh kemudian diproses melalui mekanisme internal partai hingga mendapatkan persetujuan seluruh anggota tim formatur.
"Saran dari para masyayikh itu kemudian kami proses melalui mekanisme kepartaian dan disepakati oleh seluruh anggota formatur yang ada," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Ketua-baru-DPC-PPP-Bondowoso.jpg)