Rabu, 10 Juni 2026

Setahun Lebih Warga Tulungagung Uji Nyali Lintasi Jembatan Junjung yang Hampir Roboh

Lebih dari satu tahu warga Tulungagung uji nyali melintasi Jembatan Junjung Tulungagung yang hampir roboh sejak Desember 2024

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Network/David Yohanes
UJI NYALI- Warga nekat melintas di Jembatan Junjung di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang nyaris ambruk ke aliran sungai di bawahnya. Jembatan yang rusak sejak Desember 2024 ini akan diperbaiki di tahun 2026, dengan anggaran Rp 7 miliar. 
Ringkasan Berita:
  • Jembatan Junjung yang menghubungkan Desa Junjung dan Desa Wajak Kidul rusak sejak Desember 2024 akibat fondasi tengah amblas.
  • Dinas PUPR telah menutup akses jembatan, namun sebagian warga masih nekat melintas.
  • Pengguna jalan harus melewati bagian lantai jembatan yang tersisa dengan lebar sekitar 50 sentimeter.
  • Pemerintah Kabupaten Tulungagung menganggarkan Rp7 miliar untuk membangun jembatan baru.
  • Pengerjaan ditargetkan selesai dalam enam bulan setelah proses administrasi dan perizinan rampung.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Tulungagung - Lebih dari satu tahun warga uji nyali melintasi Jembatan Junjung di Kabupaten Tulungagung, yang hampir roboh. Meski akses telah ditutup karena membahayakan, sejumlah warga masih nekat melintas karena jalur alternatif yang lebih jauh.

Jembatan yang menghubungkan Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, dengan Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu itu rusak bahkan hampir roboh sejak Desember 2024. 

Kerusakan terjadi setelah fondasi tengah yang menopang lantai jembatan amblas, sehingga struktur utama jembatan berada dalam kondisi kritis dan nyaris runtuh ke aliran sungai.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung telah memasang pagar penutup di kedua sisi jembatan. Namun, pembatas tersebut tidak sepenuhnya efektif mencegah warga melintas.

Baca juga: Tinjau Jembatan Bokwedi Pasuruan, Menteri PU Pastikan Bisa Dilalui Saat Nataru

Warga yang tetap menggunakan jalur tersebut harus melewati bagian lantai jembatan yang masih tersisa dengan lebar sekitar 50 sentimeter. Di sisi kanan dan kiri jalur itu terdapat lubang akibat kerusakan struktur, sehingga risiko kecelakaan cukup tinggi.

Salah seorang warga, Ichwan (25), mengaku awalnya hanya mengikuti pengguna jalan lain yang lebih dulu melintas.

“Mungkin warga juga sudah memperkirakan jembatan masih kuat kalau untuk sepeda motor. Makanya ada yang berani melintas, yang lain ikutan,” katanya.

Baca juga: Perbaikan Jembatan Garuda Perintis Sukowiryo Bondowoso, Dibangun Sejak 1880 dan Kini Diperbaiki TNI

Pembangunan Jembatan Baru

Pemkab Tulungagung memastikan pembangunan jembatan pengganti segera dilakukan. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Erwin Novianto, mengatakan anggaran sebesar Rp 7 miliar telah disiapkan untuk membangun jembatan baru di lokasi tersebut.

Menurut Erwin, proses tender telah selesai dan pemenang proyek sudah ditetapkan. Saat ini, tahapan yang tersisa adalah penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK).

“Minggu ini SPK sudah ditandatangani. Begitu ada SPK, pelaksana sudah bisa melakukan aktivitas di lapangan,” jelasnya.

Baca juga: Program Jembatan Garuda Perintis, Penghubung Desa di Bondowoso yang Ada Sejak 1880-an Kini Direnov

Setelah SPK terbit, kontraktor pelaksana dapat segera melakukan pembersihan lokasi dan menyiapkan area kerja sebelum konstruksi dimulai.

Meski demikian, masih ada satu tahapan yang perlu diselesaikan, yakni perizinan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Izin tersebut diperlukan untuk menyesuaikan pembangunan dengan infrastruktur yang berada di bawah kewenangan BBWS, termasuk jalan inspeksi di sekitar lokasi.

Dinas PUPR menargetkan pembangunan jembatan baru dapat diselesaikan dalam waktu enam bulan. Namun, apabila kondisi cuaca mendukung dan pekerjaan berjalan lancar, proyek berpotensi rampung lebih cepat.

“Jika cuaca mendukung pembangunan bisa dipercepat, 5 bulan bisa selesai,” tambah Erwin.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved