Berita Jember
Dari Target 1,137 Triliun Capaian PAD Jember Masih Rp Rp 805,4 Miliar
Jumlah masih jauh dari target Pemkab Jember, yang memproyeksikan PAD tahun ini target Rp 1,137 triliun.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Bapenda Jember mencatat capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 805,4 miliar hingga November 2025.
- Jumlah ini masih jauh dari target Pemkab Jember, yang memproyeksikan PAD tahun ini target Rp 1,137 triliun.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Jawa Timur, mencatat capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 805,4 miliar hingga November 2025.
Jumlah ini masih jauh dari target Pemkab Jember, yang memproyeksikan PAD tahun ini target Rp 1,137 triliun.
Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, mengatakan hasil tersebut masih 75 persen dari target PAD yang ditetapkan.
"Meski ada tambahan tambahan PAD sebesar Rp 113 miliar pada November 2025, tetapi jumlah masih cukup mengejar target," ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Baca juga: Alokasi 126 Ribu Ton, Serapan Pupuk Subsidi di Jember Capai 91,25 Persen
Menurutnya diperlukan langkah taktis dan strategis dari Bapenda Jember, sebab hal ini tiba cukup hanya dilakukan dengan cara rutinitas semata
“PAD itu ibarat jantung pemerintah, kalau tidak digarap serius, maka banyak potensi yang terus hilang. Masih banyak sektor yang belum tersentuh atau bocor,” ungkap Ardi.
Baca juga: Diserahkan Wamenkop, Jember Raih Penghargaan Surya Award Koperasi Go Internasional
Ardi menilai terdapat dua sektor yang terkesan tidak transparan, di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak restoran, yang masih jadi titik lemah bertahun-tahun dan tak dibenahi.
“Tunggakan PBB sudah menumpuk hampir Rp 100 miliar dari akumulasi tahun ke tahun. Ini PR besar yang tidak bisa terus-menerus dibiarkan,” kata Legislator Fraksi Partai Gerindra ini.
Retribusi pajak restoran Ardi menyebut penetapan nilainya masih belum objektif, akibatnya pendapatan yang diperoleh jauh dari maksimal.
“Tahun sebelumnya bisa 100 persen, sekarang turun karena penetapannya tidak optimal,” katanya.
Baca juga: Tingkatkan Ekonomi, DPRD Dorong Industrialisasi Kopi Petani di Jember
Ardi menjelaskan ada peluang capaian PAD 85 persen di akhir tahun ini, asalkan Bapenda bisa menertibkan retribusi reklame dan pajak lainnya.
"Kenaikan memang ada, tapi belum cukup. Masih ada waktu, kami mendesak Bapenda memastikan semua potensi ditarik optimal,” tuturnya
(TribunJatimTimur.com)
| Ada 40 Kasus Positif Campak di Kabupaten Jember, Area 15 Puskesmas Dinyatakan KLB |
|
|---|
| Pemkab Jember Serahkan Hasil Verval Data Kemiskinan ke BPS |
|
|---|
| Verifikasi Faktual Kemiskinan Jember Libatkan 21 Ribu ASN, Ini Temuan di Lapangan |
|
|---|
| Pemkab Jember Mulai Desain Kawasan Street Food di Jalan Kartini |
|
|---|
| Fatmawati Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Jember, Perempuan Kedua dalam Sejarah Pimpinan Dewan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Ardi-Pujo-Prabowo-Ketua-Komisi-C-DPRD-Jember.jpg)