Wisata Jember
Satu Tiket Papuma-Watu Ulo Jember Berlaku, Kunjungan Wisata Capai 20 Ribu Orang
Pemkab Jember resmi integrasikan tiket Pantai Papuma dan Watu Ulo. Cukup Rp 12.500, kunjungan wisata capai 20 ribu orang.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Pemkab Jember integrasikan tiket Pantai Papuma dan Watu Ulo
- Kebijakan berlaku sejak 2 Januari 2026
- Wisatawan cukup membayar Rp 12.500 untuk dua destinasi
- Kunjungan wisata mencapai 20.294 orang dalam tiga hari
- Integrasi tiket dirintis sejak puluhan tahun lalu
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Pemkab Jember, Jawa Timur, resmi mengintegrasikan wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) dalam satu sistem tiket pembayaran. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 2 Januari 2026. Pengunjung cukup membayar Rp 12.500 untuk menikmati dua destinasi wisata pantai unggulan Jember sekaligus dalam satu kawasan.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa penyatuan tiket ini mendapat respons positif dari masyarakat. Sejak kebijakan diberlakukan, jumlah kunjungan wisatawan ke dua destinasi tersebut menunjukkan peningkatan signifikan.
Baca juga: Serapan Gabah Bulog Jember 2025 Capai 118 Ribu Ton, Lampaui Target 110 Persen
“Dari tanggal 2 sampai 4 Januari, wisatawan di dua tempat ini mencapai salah satu yang tertinggi dalam sejarah, yaitu 20.294 pengunjung,” ungkap Fawait, Selasa (6/1/2026).
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait menjelaskan, upaya integrasi dua destinasi wisata ikonik Jember ini sebenarnya telah dirintis sejak 25 hingga 26 tahun lalu, namun baru berhasil direalisasikan pada tahun ini.
“Akhirnya pada 2 Januari 2026, ikon pariwisata Jember Pantai Papuma dan Watu Ulo bisa terintegrasi dengan satu pintu masuk dan harga tiket yang terjangkau,” ujarnya.
Menurut Gus Fawait, langkah integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisata Jember, karena Papuma dan Watu Ulo merupakan ikon pariwisata daerah yang selama ini menjadi magnet wisatawan.
Baca juga: ASN dan DPRD Jember Belum Gajian hingga 6 Januari, Ini Penjelasan Pemkab
Ia menilai, peningkatan kunjungan wisata tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mampu menciptakan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
“Kunjungan wisata ke Papuma dan Watu Ulo yang semakin meningkat dapat memberikan dampak ekonomi, terutama untuk pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir,” katanya.
Integrasi tiket dua destinasi tersebut melibatkan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember. Selain itu, kerja sama juga dijalin dengan Perhutani, mengingat sebagian kawasan wisata berada di wilayah kelola Perhutani.
“Insyaallah Pemkab Jember bersama Perhutani berkomitmen untuk terus memperbaiki dan menjadikan Papuma dan Watu Ulo lebih baik lagi ke depan,” tutup Gus Fawait.
(TribunJatimTimur.com)
| Rekomendasi Wisata Pantai di Jember Jelang Akhir Tahun 2025, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk |
|
|---|
| Dorong Promosi Wisata Alam Lereng Argopuro, Bupati Jember Resmikan Kampung Durian Pakis |
|
|---|
| Jejak Kamar Presiden Sukarno di Hotel Rembangan Jember, Hanya Orang Tertentu Bisa Menginap |
|
|---|
| Kunjungan Wisata ke Pantai Papuma Jember Menurun Saat Lebaran Ketupat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/RAMAI-Aktifitas-pengunjung-di-Pantai-Watu-Ulo-Jember.jpg)