Sabtu, 13 Juni 2026

Harga Cabai Rawit Merah di Jember Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram

Harga cabai rawit sret merah di Jember naik jadi Rp 100 ribu per kg awal Ramadan 2026 akibat banjir dan pasokan langka.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Imam Nawawi
MAHAL: Aktifitas pedagang cabai rawit di Pasar Tanjung Jember, Jawa Timur, Kamis (19/2/2026). Harga cabai rawit di pasar ini tembus Rp 100 ribu. 
Ringkasan Berita:
  • Harga cabai rawit sret merah di Jember naik ke Rp 100 ribu/kg.
  • Kenaikan terjadi cepat dalam lima hari terakhir.
  • Penyebab utama: banjir dan gagal panen, pasokan didatangkan dari luar daerah.
  • Pembelian pedagang dari tengkulak dibatasi 5 kg.
  • Cabai merah besar dan tomat juga ikut naik jelang Ramadan.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Harga cabai rawit merah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, melonjak tajam di awal Ramadan 2026. Di Pasar Tanjung Jember, komoditas ini kini dijual hingga Rp 100 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut terjadi dalam lima hari terakhir. Sebelumnya, harga cabai rawit sret merah masih berada di kisaran Rp 40 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram.

“Rp 100 ribu, untuk cabai rawit sret merah. Biasanya kan cuma Rp 40-60 ribu, sekarang harganya Rp 100 ribu perkilo,” ujar Tukiyem, pedagang di Pasar Tanjung Jember, Kamis (19/2/2026).

Baca juga: Jelang Ramadan 2026, Harga Cabai dan Daging Ayam di Kabupaten Situbondo Alami Kenaikan

Melonjak Drastis

Menurut Tukiyem, kenaikan harga tidak berlangsung secara bertahap, melainkan melonjak drastis bahkan dalam hitungan hari.

“Misalkan sekarang Rp 60 ribu, besoknya bisa jadi Rp 80 ribu, besoknya terus Rp 100 ribu,” katanya.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab utama kenaikan harga adalah pasokan yang langka di tingkat tengkulak. Banyak tanaman cabai milik petani terdampak banjir akibat musim hujan sehingga menyebabkan gagal panen.

“Barangnya langka, kan banyak banjir di mana-mana, akibatnya gagal panen. Sehingga pengepul harus mendatangkan barang dari luar, mulai dari Bojonegoro, Blitar dan Madura,” paparnya.

Baca juga: Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram, Rp 2 Ribu Hanya Dapat 7 Cabai di Bondowoso

Pembelian dari Tengkulak Dibatasi

Kelangkaan pasokan juga berdampak pada pembatasan pembelian di tingkat pengepul. Jika sebelumnya pedagang bisa mengambil hingga 10 kilogram, kini jumlahnya dibatasi menjadi 5 kilogram agar merata.

“Biasanya bisa ngambil 10 kilo. Setelah langka hanya boleh ngambil barang 5 kilo,” tambahnya.

Meski harga melonjak tinggi, permintaan cabai rawit sret merah tetap stabil bahkan cenderung meningkat menjelang Ramadan. Namun, volume pembelian per konsumen menurun.

“Jumlah pembeli ada peningkatan sedikit, meskipun pembelian lomboknya tidak banyak, biasanya beli setengah kilo jadi seperempat kilo,” ujarnya.

Selain cabai rawit sret merah, sejumlah komoditas lain juga mengalami kenaikan harga. Cabai merah besar yang sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram kini dijual Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu. Sementara harga tomat naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilogram.

“Naiknya harga tomat hari ini karena juragannya libur semua sama puasa pertama,” katanya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved