Berita Jember
Angin Kencang Terjang Jember Selatan, 19 Rumah dan 4 Sekolah Rusak
Angin kencang di Jember Selatan merobohkan puluhan pohon, merusak 19 rumah dan 4 sekolah di Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Angin kencang melanda wilayah selatan Jember dan menyebabkan kerusakan di tiga kecamatan.
- BPBD mencatat sekitar 50 pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
- Sebanyak 19 rumah warga rusak, termasuk dua rumah rusak sedang.
- Empat sekolah mengalami kerusakan pada bagian atap dan fasilitas bangunan.
- Sebanyak 18 warga terdampak dan sebagian harus mengungsi sementara.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Angin kencang yang melanda wilayah selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga dan sejumlah fasilitas pendidikan, Sabtu (7/3/2026).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, bencana tersebut terjadi di tiga kecamatan yakni Wuluhan, Gumukmas, dan Kencong. Dalam peristiwa ini tercatat sekitar 50 pohon tumbang yang menimpa rumah warga, gudang tembakau, serta bangunan sekolah.
Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan total terdapat 19 rumah warga yang mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, 17 rumah mengalami rusak ringan dan dua rumah rusak sedang.
“Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan sebanyak 30 pohon tumbang, 12 rumah mengalami rusak ringan, dan juga SD Kesilir 01 atapnya rusak ringan,” ujarnya.
Selain itu, angin kencang juga menyebabkan kerusakan di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan. Di wilayah ini tercatat 20 pohon tumbang dan 15 gudang tembakau roboh akibat terpaan angin.
Baca juga: Panic Buying BBM di Jember, Pertalite Eceran Tembus Rp 16.000 hingga 25.000 per Liter
Kerusakan juga terjadi pada tiga sekolah dasar di desa tersebut.
“Dua rumah rusak sedang, tiga rumah rusak ringan, serta tiga sekolah rusak. SDN Tanjungrejo 04 atap mushola dan atap ruang kelas 1 rusak, SDN Tanjungrejo 05 atap sekolah rusak, dan SDN Tanjungrejo 06 mengalami kerusakan pada papan sekolah,” jelas Edy.
Sementara di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, satu pohon tumbang menimpa atap rumah warga sehingga menyebabkan kerusakan ringan.
Seorang warga bernama Istiqomah mengalami luka ringan setelah tertimpa genteng yang jatuh dari atap rumahnya.
“Ibu Istiqomah tertimpa genteng sehingga mengalami luka ringan,” kata Edy.
Baca juga: Harga Kurma di Jember Naik hingga 100 Persen, Pasokan Terganggu Konflik Timur Tengah
Selain merusak rumah, angin kencang yang disertai hujan juga merobohkan dapur serta kandang milik warga. Akibatnya, beberapa keluarga terpaksa mengungsi sementara.
“Total ada 18 jiwa yang terdampak. Mereka sementara mengungsi dan tinggal di rumah saudara,” tambahnya.
Informasi dari BPBD Jember bermula ketika hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Jember sejak Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang ke arah jalan desa maupun menimpa bangunan warga.
“Angin kencang itu juga merobohkan gudang tembakau, dapur, atap rumah, serta atap sekolah,” tambah Edy.
angin kencang Jember
bencana Jember Selatan
rumah rusak Wuluhan
pohon tumbang Jember
korban pohon tumbang Jember
| Dalam Tiga Bulan, 10 Ibu Meninggal Saat Melahirkan di Jember |
|
|---|
| Tradisi Kupatan Jember, 36 Pegon Diarak 6 Km ke Pantai Watu Ulo |
|
|---|
| Suwar Suwir Jadi Oleh-oleh Favorit Lebaran di Jember, Omzet Penjual Rp 6 Juta Sehari |
|
|---|
| Pegadaian Jember Melayani Sepenuh Hati Lewat Program Gadai Bebas Bunga Jelang Lebaran |
|
|---|
| Dukung Ketahanan Pangan dari Desa, STAPA Center Kenalkan Program DEFA di 6 Kabupaten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/DAMPAK-BENCANA-Kondisi-rumah-warga-di-Desa-Kesilir.jpg)