Jumat, 10 April 2026

Berita Jember

Angin Kencang Terjang Jember Selatan, 19 Rumah dan 4 Sekolah Rusak

Angin kencang di Jember Selatan merobohkan puluhan pohon, merusak 19 rumah dan 4 sekolah di Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas.

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/BPBD Jember
DAMPAK BENCANA: Kondisi rumah warga di Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan Jember, Jawa Timur, Jumat malam (6/3/2026) Rumah warga rusak akibat bencana angin kencang dan pohon tumbang. 

Ringkasan Berita:
  • Angin kencang melanda wilayah selatan Jember dan menyebabkan kerusakan di tiga kecamatan.
  • BPBD mencatat sekitar 50 pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
  • Sebanyak 19 rumah warga rusak, termasuk dua rumah rusak sedang.
  • Empat sekolah mengalami kerusakan pada bagian atap dan fasilitas bangunan.
  • Sebanyak 18 warga terdampak dan sebagian harus mengungsi sementara.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Angin kencang yang melanda wilayah selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga dan sejumlah fasilitas pendidikan, Sabtu (7/3/2026).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, bencana tersebut terjadi di tiga kecamatan yakni Wuluhan, Gumukmas, dan Kencong. Dalam peristiwa ini tercatat sekitar 50 pohon tumbang yang menimpa rumah warga, gudang tembakau, serta bangunan sekolah.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan total terdapat 19 rumah warga yang mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, 17 rumah mengalami rusak ringan dan dua rumah rusak sedang.

“Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan sebanyak 30 pohon tumbang, 12 rumah mengalami rusak ringan, dan juga SD Kesilir 01 atapnya rusak ringan,” ujarnya.

Selain itu, angin kencang juga menyebabkan kerusakan di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan. Di wilayah ini tercatat 20 pohon tumbang dan 15 gudang tembakau roboh akibat terpaan angin.

Baca juga: Panic Buying BBM di Jember, Pertalite Eceran Tembus Rp 16.000 hingga 25.000 per Liter

Kerusakan juga terjadi pada tiga sekolah dasar di desa tersebut.

“Dua rumah rusak sedang, tiga rumah rusak ringan, serta tiga sekolah rusak. SDN Tanjungrejo 04 atap mushola dan atap ruang kelas 1 rusak, SDN Tanjungrejo 05 atap sekolah rusak, dan SDN Tanjungrejo 06 mengalami kerusakan pada papan sekolah,” jelas Edy.

Sementara di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, satu pohon tumbang menimpa atap rumah warga sehingga menyebabkan kerusakan ringan.

Seorang warga bernama Istiqomah mengalami luka ringan setelah tertimpa genteng yang jatuh dari atap rumahnya.

“Ibu Istiqomah tertimpa genteng sehingga mengalami luka ringan,” kata Edy.

Baca juga: Harga Kurma di Jember Naik hingga 100 Persen, Pasokan Terganggu Konflik Timur Tengah

Selain merusak rumah, angin kencang yang disertai hujan juga merobohkan dapur serta kandang milik warga. Akibatnya, beberapa keluarga terpaksa mengungsi sementara.

“Total ada 18 jiwa yang terdampak. Mereka sementara mengungsi dan tinggal di rumah saudara,” tambahnya.

Informasi dari BPBD Jember bermula ketika hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Jember sejak Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang ke arah jalan desa maupun menimpa bangunan warga.

“Angin kencang itu juga merobohkan gudang tembakau, dapur, atap rumah, serta atap sekolah,” tambah Edy.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved