LPG 3 Kg Langka
Ditutup Pertamina karena Diduga Timbun 1000 Tabung, Ini Tanggapan Pemilik Pangkalan
Pertamina tutup pangkalan LPG 3 kg di Lumajang setelah ditemukan 1.000 tabung kosong diduga ditimbun, ini tanggapan pemilik pangkalan.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Pertamina menutup pangkalan LPG 3 kg di Desa Jarit, Candipuro, Lumajang pada 11 April 2026.
- Penutupan dilakukan setelah ditemukan sekitar 1.000 tabung gas melon kosong diduga ditimbun.
- Anak pemilik pangkalan menyebut penumpukan tabung dilakukan atas arahan agen distributor.
- Pangkalan tersebut telah beroperasi sekitar empat tahun dan melayani beberapa wilayah di lereng Semeru.
- Polisi telah memeriksa tiga saksi dan akan mengembangkan penyelidikan dugaan pelanggaran distribusi LPG.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Lumajang - Pertamina resmi menutup pangkalan LPG 3 kilogram milik Bagong Sumarno, di Dusun Kebonsari, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026). Penutupan dilakukan setelah ditemukan dugaan penimbunan sekitar 1.000 tabung gas melon kosong di lokasi pangkalan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena disebut menjadi salah satu penyebab kelangkaan LPG bersubsidi di kawasan lereng Gunung Semeru itu.
Baca juga: BREAKING NEWS: Timbun hingga 1.000 Tabung, Pangkalan LPG 3 Kg di Lumajang Ditutup Pertamina
Penimbunan Tabung Kosong
Anton, anak pemilik pangkalan, menyatakan penumpukan tabung kosong tersebut dilakukan atas arahan dari agen distributor LPG.
“Itu diperintah langsung oleh agen,” ujar Anton saat ditemui sejumlah awak media.
Menurut Anton, tabung-tabung kosong tersebut dikumpulkan agar proses bongkar muat gas dari truk pengangkut dapat berlangsung lebih cepat.
“Dari agen Sri Dewi, diperintah agen iya biar bongkar enak, biar cepat untuk kita ambil di SPBE lagi,” katanya.
Ia menjelaskan, setiap kali distribusi datang, pangkalan menerima sekitar 560 tabung LPG 3 kilogram. Tabung tersebut kemudian didistribusikan kepada pengecer yang berada dalam jaringan pangkalan.
“Kalau alokasinya 100 tabung, sisanya nanti dibagi-bagi ke pengecer pengecer,” ujarnya.
Baca juga: Sebabkan Kelangkaan, Polisi Periksa 3 Orang Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg di Lumajang
Beroperasi Empat Tahun
Anton mengungkapkan pangkalan tersebut telah beroperasi selama kurang lebih empat tahun dan melayani kebutuhan LPG masyarakat di sejumlah wilayah sekitar lereng Gunung Semeru.
“Melayani wilayah Pasirian, Candipuro dan Pronojiwo,” ucapnya.
Menanggapi temuan tersebut, Sekretaris DPC Hiswana Migas Besuki, Joko Cahyono, mengatakan pihaknya lebih berperan dalam pembinaan pangkalan agar menjalankan distribusi sesuai standar operasional.
“Kalau Hiswana itu sifatnya pembinaan, agar mengikuti SOP pangkalan,” katanya.
Ia menambahkan, penanganan lebih lanjut terhadap dugaan pelanggaran akan menjadi kewenangan aparat penegak hukum dan Pertamina.
Baca juga: Bupati Lumajang Batasi Harga LPG 3 Kg di Pengecer Maksimal Rp 20 Ribu per Tabung, Ini Syaratnya
Periksa Tiga Saksi
Wakapolres Lumajang Kompol Suwarno menyatakan polisi telah memeriksa tiga orang saksi dalam tahap awal penyelidikan.
pangkalan LPG 3 kg Lumajang
kelangkaan LPG 3 kg Lumajang
Pangkalan Timbun LPG 3 Kg Lumajang
pangkalan LPG ditutup Pertamina
penimbunan gas melon Lumajang
LPG Langka di Lumajang
pangkalan LPG Jarit Candipuro
Bagong Sumarno
| Sebabkan Kelangkaan, Pertamina Kembali Tutup Pangkalan LPG di Lumajang |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Timbun hingga 1.000 Tabung, Pangkalan LPG 3 Kg di Lumajang Ditutup Pertamina |
|
|---|
| Sebabkan Kelangkaan, Polisi Periksa 3 Orang Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg di Lumajang |
|
|---|
| Bupati Lumajang Batasi Harga LPG 3 Kg di Pengecer Maksimal Rp 20 Ribu per Tabung, Ini Syaratnya |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Timbun Ribuan Tabung LPG 3 Kg, Pertamina Hentikan Pasokan ke 5 Pangkalan di Lumajang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/PANGKALAN-LPG-Anton-anak-Pemilik-Pangkalan-LPG-3-Kg.jpg)