Cara Beda Bupati Jember Usai Keluar dari Opname RSD dr Soebandi
Bupati Jember Fawait keluar RS usai dirawat 4 hari, puji layanan RSD Soebandi dan ungkap status RS pendidikan utama.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Bupati Jember Muhammad Fawait dirawat 4 hari di RSD dr Soebandi
- Usai keluar RS, langsung pimpin agenda Pro Gus e
- Fawait puji kualitas layanan RSD dr Soebandi
- RS tersebut ditetapkan sebagai RSPPU oleh Kemenkes
- Kegiatan diikuti kepala OPD dan berlangsung sekitar satu jam
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Bupati Jember, Muhammad Fawait, kembali tampil di hadapan publik setelah menjalani perawatan selama empat hari di RSD dr Soebandi Jember. Tanda bekas infus masih terlihat di tangan kirinya saat ia menemui wartawan, Kamis (23/4/2026) malam.
Meski baru saja keluar dari rumah sakit, Fawait yang akrab disapa Gus Fawait itu langsung melanjutkan agenda rutin pemerintah daerah bertajuk Pro Gus e. Kegiatan tersebut digelar di lingkungan RSD dr Soebandi sekitar pukul 20.15 WIB.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun Motor, Mobil, dan Truk di Jember, Dua Pelajar Tewas
Layanan RS
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan yang ia terima selama dirawat.
“Lumayan empat hari dirawat di RSD dr Soebandi. Dan ternyata pelayanan di sini tidak kalah dengan pelayanan rumah sakit di Surabaya. Apalagi Soebandi juga jadi rujukan dari beberapa daerah,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit milik Pemkab Jember yang selama ini menjadi rujukan regional.
Baca juga: Setelah LPG, MinyaKita juga Naik Tembus Rp 22.000 per Liter di Jember, Stok Langka di Pasaran
RS Pendidikan
Selain kondisi kesehatannya, Fawait juga menyampaikan kabar penting terkait perkembangan RSD dr Soebandi. Rumah sakit tersebut resmi terpilih sebagai Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) oleh Kementerian Kesehatan.
“Ada 13 yang terpilih, dan RSD dr Soebandi berada di urutan lima menjadi rumah sakit pendidikan penyelenggara utama. Akan berjalan 2026 ini,” tegasnya.
Status ini menempatkan RSD dr Soebandi sebagai salah satu institusi strategis dalam pengembangan pendidikan tenaga medis di Indonesia.
Usai menyampaikan berbagai isu terkini, Fawait memimpin agenda Pro Gus e selama sekitar satu jam. Ia didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.
Setelah kegiatan tersebut, Fawait dijadwalkan kembali ke rumah dinasnya di Pendapa Wahyawibawagraha.
| Sebelum Idul Adha, Pemkab Jember Telah Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban di 31 Kecamatan |
|
|---|
| Direksi Baru PDP Kahyangan Jember Dilantik, Fokus Perkuat Ekonomi dan Wisata Perkebunan |
|
|---|
| Resmikan MPP Mini, Bupati Jember Pangkas Jarak Layanan Publik Warga Pinggiran |
|
|---|
| Pemkab Jember Rayakan Hari Buruh dengan Doa Bersama Para Pekerja dan Pengusaha |
|
|---|
| Pemkab Jember Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Ini Jenis Pajak yang Berlaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Fawait-sakit-Jember-rsd-Soebandi.jpg)