Berita Positif
Tren Positif Sektor Pertanian Jember, Nomor Satu di Wilayah Tapal Kuda, Potensi Produksi Padi Naik
Sektor pertanian Jember mengalami tren positif. Jadi nomor satu di wilayah Tapal Kuda hingga potensi produksi padi naik.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Luky Setiyawan
Ringkasan Berita:
- Kabupaten Jember tercatat sebagai daerah penghasil padi terbesar nomor satu di wilayah Tapal Kuda atau Timur Jawa Timur dari 2025 hingga Juli 2026.
- Dalam data terbaru BPS, Kabupaten Jember tercatat menghasilkan 446.097 ton beras.
- Berdasarkan data komoditas padi, Jember juga menempati peringkat ketiga di Jawa Timur dari sisi luas panen dan peringkat ke-35 dari sisi produktivitas.
- Masih mengacu pada data BPS, di 2025, Kabupaten Jember menempati perangkat keempat produksi padi di Jawa Timur.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER - Kabupaten Jember tercatat sebagai daerah penghasil padi terbesar nomor satu di wilayah Tapal Kuda atau Timur Jawa Timur, untuk Tahun 2025, maupun potensi produksi padi di Januari - Juli 2026.
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 2 Juni 2026, Jawa Timur menjadi provinsi dengan potensi produksi padi terbesar di Indonesia pada periode Januari–Juli 2026.
Produksi padi provinsi ini diproyeksikan mencapai 7,71 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat 5,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 7,30 juta ton GKG.
Dalam data tersebut, Kabupaten Jember tercatat menghasilkan 446.097 ton beras.
Baca juga: Nanik S Deyang Dilantik Sebagai Kepala BGN, Bupati Jember Gus Fawait Ucapkan Selamat
Sementara itu, Kabupaten Lamongan berada di peringkat pertama dengan produksi 508.126 ton, disusul Kabupaten Bojonegoro dengan produksi 507.947 ton.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan Jember sebagai daerah penghasil beras tertinggi di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.
Berdasarkan data komoditas padi, Jember juga menempati peringkat ketiga di Jawa Timur dari sisi luas panen dan peringkat ke-35 dari sisi produktivitas.
Masih mengacu pada data BPS, di 2025, Kabupaten Jember menempati perangkat keempat produksi padi di Jawa Timur.
Angkanya mencapai 686.594 ton padi GKG (gabah kering giling).
Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut, peningkatan produksi padi ini menunjukkan kinerja positif di sektor pertanian.
Menurutnya, berbagai program penguatan pertanian yang dijalankan pemerintah daerah terus membuahkan hasil dan memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata kontribusi Jember dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.
"Tentu ini hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sektor pertanian," ujar Fawait, Selasa (9/6/2026).
Tingginya produksi padi di Jember, kata dia, juga tercermin dari besarnya serapan gabah oleh Perum Bulog yang menjadi salah satu indikator keberhasilan produksi pertanian daerah.
Gus Fawait memberikan penghargaan kepada Bulog Jember beserta seluruh jajaran, termasuk dukungan TNI dan Polri, yang telah berperan dalam proses serapan gabah sehingga mampu mencatatkan capaian tertinggi di Jawa Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Bupati-Jember-Muhammad-Fawait-menyerahkan-bantuan-alat-pertanian.jpg)